• Fagetti

5 Wisata Tambang Marmer Instagramable



Area tambang marmer hanya boleh dikunjungi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan saja. Hal ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan dan terganggunya proses penambangan. Namun, lain ceritanya kalau sebuah tambang marmer sudah selesai digali dan ditinggalkan oleh pihak yang berwenang. Masyarakat umum bisa mengunjunginya sebagai wisata bekas tambang marmer.


Bekas tambang marmer yang beralihfungsi jadi tempat wisata tidak hanya indah dipandang dan menjadi spot foto Instagramable, tapi juga menjadi media edukasi tentang bagaimana marmer terbentuk, ditambang, dan diolah supaya bisa digunakan oleh masyarakat. Anda ingin berkunjung ke tempat wisata bekas tambang marmer juga? Yuk, catat 5 tempat berikut yang salah satunya ada di Indonesia!


Tambang Marmer Carrara, Italia



Wisata bekas tambang marmer yang akan dibahas pertama, tentu saja tambang marmer Carrara. Area tambang marmer yang berada di Tuscany Utara, Italia ini sangat terkenal. Dari sinilah lahir bongkahan-bongkahan marmer putih yang digemari banyak orang dan kini menjadi langka.


Cara terbaik untuk menikmati wisata di bekas tambang marmer ini adalah dengan mengikuti jeep tour yang berlangsung selama 1 jam. Anda akan diajak menikmati pemandangan gunung marmer yang amat menawan. Saat berada di puncak, ada pemandangan tebing dan pantai yang menyambut. Selain itu, Anda juga bisa melihat para pekerja tambang di area yang masih aktif ditambang.


Baca juga: Keindahan Trevi Fountain yang Terbuat dari Batu Travertine


Lalu wisata ini dilanjutkan dengan tur melewati terowongan marmer. Terowongan ini dulunya digunakan sebagai akses jalan para pekerja dan kendaraan-kendaraan khusus. Saat melewati terowongan marmer ini, tentu ada sensasi luar biasa yang tidak akan dirasakan di tempat wisata lainnya.


Jika ada budget lebih, jangan lewatkan kesempatan untuk menjajal Quarryman Breakfast. Menu sarapan ini terdiri dari roti, minuman anggur, dan Lardo of Colonnata (kuliner khas Tuscany yang sudah ada sejak era Romawi).


Tambang Marmer Paros, Yunani



Tambang marmer Paros berada di Yunani dan merupakan salah satu tambang marmer tertua yang ada di dunia. Usianya sudah mencapai 2500 tahun. Karena merupakan tambang marmer yang kuno, Anda pun bisa melihat sisa-sisa galian yang bentuknya unik. Hal ini dikarenakan pekerja tambang di zaman dulu menggunakan alat yang terbatas.


Tambang marmer ini terkenal dengan jenis batu yang diberi nama Parian Stone. Batu marmer ini bukanlah sembarang marmer lantaran memiliki sifat yang tembus cahaya, serta memiliki andil dalam kehidupan masyarakat Yunani dan Romawi di masa lampau. Beberapa karya tersohor yang menggunakan Parian Stone ini adalah Venus de Milo, the Parthenon Marbles, dan Nike of Samothrace.


Baca juga: Keunikan Tambang Marmer Terbuka di Pulau Thassos, Yunani


Ada 2 spot wisata di area bekas tambang marmer ini, yakni gua dan potongan pada permukaan gunung (baik yang kuno dan modern). Namun, yang tidak boleh terlewatkan adalah bagian tur gua yang bernama Cave of Pan. Di gua ini, para pengunjung bisa menyaksikan jejak penambang di masa lampu dan menyaksikan sendiri sisa-sisa Parian Stone yang memukau. Anda membutuhkan waktu 4,5 jam untuk mengelilingi tempat wisata bekas tambang marmer ini secara keseluruhan.


Mead’s and Ross Marble Quarries, Amerika Serikat



Wisata bekas tambang marmer berikutnya adalah Mead’s and Ross Marble Quarries. Bukan sekedar bekas tambang biasa, tambang marmer ini resmi terdaftar sebagai tempat bersejarah menurut National Register of Historic Places bersama dengan Ijams Nature Center. Para pengunjung dapat menikmati pemandangan indah bekas tambang marmer dan alam di sekitarnya melalui jalur treking sepanjang 19 km.


Lokasinya berada di Knoxville, Tennessee, Amerika Serikat. Para pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang berpadu dengan sisa-sisa marmer Tennessee. Knoxville sendiri memiliki sejarah panjang tentang tambang marmer. Kota ini dikenal sebagai kota marmer pada abad ke-19. Sejumlah marmer dari Knoxville, termasuk Mead’s and Ross Marble Quarries, digunakan sebagai material bangunan ikonik seperti J.P. Morgan Library, the National Gallery of Art in Washington D.C., dan By the Great Depression. Area tambang seluas 10 hektar dengan pemandangan danau ini berhenti dioperasikan pada tahun 1978.


Tambang Marmer Nova Scotia, Kanada



Kanada juga memiliki tempat wisata bekas tambang marmer, tepatnya di Cape Breton’s Marble Mountain, Nova Scotia. Tambang marmer ini aktif beroperasi pada tahun 1888 hingga 1921. Pada masa kejayaannya, ada ratusan orang yang tinggal di sekitar gunung marmer ini. Pemandangan teluk di tepi gunung begitu memukau.


Selain melihat keadaan tambang marmer yang sudah ditinggalkan, para pengunjung bisa melihat bangunan-bangunan pendukung kegiatan tambang. Di antaranya adalah sebuah bangunan besar yang merupakan gudang penyimpanan di tahun 1900-an. Bangunan ini pula adalah satu-satunya yang tersisa dari lima gudang.


Baca juga: Sepenggal Kisah Marmer Tuscany yang Menarik untuk Anda Ketahui


Di sisi lain terdapat runtuhan dermaga yang digunakan untuk parkir kapal. Pada saat itu, kapal diandalkan untuk memindahkan bongkahan marmer ke sejumlah tempat. Sedangkan di beberapa titik, para pengunjung dapat melihat sejumlah peralatan tambang yang ditinggalkan begitu saja.


Tambang Marmer Maros, Indonesia



Indonesia juga memiliki tempat wisata bekas tambang marmer yang indah. Namanya adalah kawasan Marmer Bulu Tara milik perusahaan swasta yang sudah berhenti beroperasi. Lokasinya ada di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.


Daya tarik utama di tempat wisata bekas tambang marmer ini adalah danau dan tumpukan marmer. Danau yang ada di sini bukanlah danau alami, melainkan terbentuk akibat bekas galian yang terbengkalai. Saat hujan turun, air terkumpul di area tersebut. Lama-kelamaan bekas galian tersebut berubah menjadi danau.


Sedangkan tumpukan marmernya ini menjadi spot foto favorit para pengunjung. Tumpukan marmer tersebut cukup tinggi dan memiliki bentuk kotak dalam ukuran besar. Tidak sedikit yang tertarik untuk menaiki tumpukan marmer tersebut untuk mendapatkan foto yang keren. Warnanya yang putih, kini menjadi kehitaman akibat debu dan lumut. Tumpukan marmer ini ada sebagian yang terendam oleh air dan menciptakan kesan bagai situs bersejarah penuh harta karun.


Sejak ditinggalkan, tadinya pemerintah berencana untuk menutup kawasan ini dan melakukan reboisasi. Namun, melihat antusiasme warga dan pemanfaatan kawasan yang baik, pemerintah mengalihfungsikannya sebagai tempat wisata.


Sekedar informasi, pada saat tambang marmer ini beroperasi banyak warga yang terganggu dengan suara mesin dan debu. Namun setelah ditinggalkan, danau yang terbentuk dari bekas galian justru menjadi sumber air untuk irigasi sawah warga sekitar.


Demikian 5 tempat wisata bekas tambang marmer yang ada di dunia. Tambang marmer tersebut memang sudah tidak beroperasi lagi, namun jangan khawatir akan stok batu marmer karena masih ada banyak tambang marmer di belahan dunia lainnya. Fagetti hadir sebagai importir batu alam, seperti marmer dan granit, supaya Anda bisa mendapatkannya dengan mudah tanpa perlu ke luar negeri.


Hubungi Fagetti di nomor WhatsApp 0811-8887-359 untuk booking jadwal konsultasi. Mari #CreateYourPerfection bersama Fagetti.


12 views0 comments