• Fagetti

Kisah Knoxville, Kota Marmer di Tennessee, Amerika Serikat



Sebuah kota di negara bagian Tennessee, Amerika Serikat mendapat julukan sebagai Marble City atau Kota Marmer. Knoxville adalah kota tertua di antara tiga kota besar di Tennessee. Sebutan Kota Marmer muncul sejak Knoxville menjadi pusat distribusi marmer pada awal abad ke-20.


Baca juga: Stadion Panathenaic, Tuan Rumah Olimpiade Pertama yang Seluruhnya Berlapis Marmer


Penambangan batu alam di Knoxville


Sebutan Kota Marmer bukan hal yang berlebihan. Knoxville memang menjadi rumah bagi para pekerja marmer dari berbagai perusahaan. Penggunaan nama Kota Marmer sudah terlihat sejak tahun 1880-an saat beberapa bisnis di pusat kota Knoxville menggunakan nama Kota Marmer seperti Marble City Bank dan Marble City Saloon. Selanjutnya pada tahun 1910, area di sepanjang Sutherland Avenue dikenal sebagai Kota Marmer.


Baca juga: Tradisi dan Seni Marmer di Negeri Para Dewa


Sejarah pengolahan batu alam di kota ini telah berlangsung lama. Produksi marmer di Knoxville secara komersial dimulai pada tahun 1852. Kala itu, James Stone membuka tambang dua mil di utara pusat kota untuk memasok batu bagi pembangunan gedung baru untuk ibukota negara bagian Nashville.


Aktivitas pertambangan dari beberapa perusahaan semakin berkembang setelah kedatangan rel kereta api pada tahun 1855. Beberapa produsen marmer berdiri di Knoxville di antaran Tennessee Marble Co., Ross-Republic Marble Company, Candoro Marble Works di Vestal, Appalachian Marble Company dan Grey Knox Marble Company.


Penambangan marmer di Knoxville digambarkan oleh seniman terkenal dari kota tersebut Lloyd Branson pada tahun 1910 dalam bentuk lukisan pria dan lembu mengangkut marmer yang disebut "The Toilers" atau "Hauling Marble."


Batu dari tambang di daerah Knoxville menghiasi beberapa bangunan terkenal seperti Ramsey House di Knoxville, James Blackstone Memorial Library di Brandford, Morgan Library Museum di New York City, National Gallery of Art di Washington, DC dan Union Station di Toronto.


Tennessee marble ternyata jenis limestone


"Tennessee marble" meraih popularitas yang tinggi sejak Knoxville menjadi pusat pengolahan dan distibusi marmer. Batu alam ini terkenal dengan warnanya yang abu-abu merah muda. Selain itu ada warna coklat tua (cedar) dan ragam warna lainnya.


Meskipun terkenal dengan nama "marmer Tennessee"selama ratusan tahun, sejatinya batu alam dari Knoxville merupakan batu kapur kristal atau limestone. Batu marmer sejati merupakan batuan metamorf. Sedangkan "marmer Tennessee" adalah sedimen sehingga diklasifikasikan sebagai limestone atau batu kapur.


Baca juga: Gaya Arsitektur Marmer dari Masa ke Masa


"Marmer Tennessee" terbentuk dari akumulasi bryozoan dan fosil kehidupan laut primordial ratusan juta tahun yang lalu. Ketika dipoles, tekstur fosil bryozoan dan crinoid sering terlihat. Meskipun marmer Tennessee bukan marmer asli, sifat kristalnya membuatnya sangat mirip dengan marmer, terutama setelah dipoles.


Jumlah perusahaan tambang di Knoxville sekarang sudah jauh berkurang dibandingkan dengan di era keemasannya. Namun "marmer Tennessee" dari Knoxville masih mendapat tempat yang baik di hati para pecinta batu alam.


Jika Anda tengah membutuhkan batu alam seperti marmer, granit, onyx, travertine, limestone dan soapstone, Anda bisa berkunjung ke Fagetti. Supplier yang sudah berpengalaman sejak 1986 ini menyediakan 900 jenis batu alam terbaik yang diimpor dari seluruh dunia. Anda bisa menghubungi Fagetti lewat WhatsApp 0811-8887-359.

4 views0 comments