Search Results
184 results found with an empty search
- Bukan Cuma Marmer! 4 Batu Alam yang Cocok untuk Rumah Tropis
Temukan empat jenis batu alam untuk rumah tropis seperti marmer, travertine, granit, dan onyx yang sejuk, kuat, dan menambah nilai estetika. Mengapa Batu Alam Cocok untuk Rumah Tropis Indonesia adalah negara dengan iklim tropis dan dikenal dengan memiliki suhu udara yang hangat sepanjang tahun, memiliki kelembaban tinggi, dan mendapatkan paparan sinar matahari yang intens. Kondisi ini menuntut material bangunan untuk rumah yang tidak hanya kuat dan tahan lama, tapi juga material bangunan yang mampu memberikan kenyamanan di dalam rumah; memberikan kehangatan ketika udara dingin dan mampu memberikan kesan sejuk ketika udara panas. Batu alam telah digunakan selama berabad-abad sebagai material yang tahan terhadap perubahan cuaca, membutuhkan perawatan yang minim dan mudah, dan memiliki keindahan alami yang tidak bisa ditiru oleh bahan sintetis. Untuk rumah yang berada di negara dengan iklim tropis, batu alam seperti marmer, travertine, granit, dan onyx menawarkan keinggulannya masing-masing; baik dari segi fungsionalitas atau yang bisa menaikkan nilai estetika. Tidak semua batu alam cocok untuk iklim tropis. Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik masing-masing agar penggunaannya tepat, efisien, dan juga tahan lama. Baca juga: Alasan Batu Marmer Jadi Simbol Kemewahan Karakter dan Kelebihan Batu Alam untuk Iklim Tropis Marmer: Batu Alam yang Sejuk dan Mewah untuk Interior Tropis Marmer merupakan jenis batuan metamorf yang terbentuk dari batu kapur yang mengalami tekanan dan panas tinggi di dalam bumi. Proses yang alami ini menghasilkan struktur kristal kalsit yang halus dan kuat. Karakteristik utama marmer: Permukaan halus dan mengilap yang memantulkan cahaya, sehingga menciptakan kesan luas dan bersih. Suhu dingin alami, membuat ruangan tetap nyaman di tengah suhu tropis. Tampilan elegan dan mewah, cocok untuk ruang tamu, kamar tidur, dan kamar mandi kering. Memiliki pola urat yang alami dan natural, menjadikannya unik dan tak tergantikan. Namun, karena pori-pori marper yang cukup besar, marmer kurang cocok untuk area outdoor atau area dengan tingkat lalu lintas yang tinggi – atau area sibuk – dan kelembaban ekstrem; kecuali marmer tersebut sudah dilapisi dengan pelapis yang membuat marmer tambah tahan lama. Travertine: Batu Alam dengan Tekstur Alami yang Ramah untuk Outdoor Travertine merupakan batuan sedimen yang terbentuk dari endapan mineral di mata air panas. Permukaannya yang berpori dan sedikit kasar memberi kesan alami dan organik yang tentu saja membuat travertine terlihat menyatu dengan lingkungan tropis. Keunggulan travertine: Tidak licin saat basah, menjadikannya pilihan ideal untuk area sekitar kolam renang, taman, atau teras. Warna-warna alami seperti krem, beige, dan abu muda cocok dipadukan dengan kayu dan tanaman tropis. Memberikan tampilan yang hangat, lembut, dan earthy. Perlu dilakukan perawatan berupa sealing berkala untuk mencegah kotoran masuk ke dalam pori-pori dan menjaga warna tetap stabil. Granit: Batu Alam Tahan Panas dan Cocok untuk Area Basah Granit terbentuk melalui proses pendinginan magma yang lambat dan terletak jauh di dalam kerak bumi, menjadikannya batuan beku yang sangat kuat dan padat. Inilah sebabnya granit termasuk salah satu batu alam paling tahan terhadap panas, goresan, dan kelembaban. Keunggulan granit: Cocok untuk area dapur tropis, kamar mandi, hingga area semi-outdoor. Tidak mudah tergores atau ternoda. Variasi warna dan pola sangat beragam, cocok untuk desain modern tropis. Lebih mudah dalam hal perawatan dibanding marmer atau travertine. Granit sangat ideal untuk rumah tropis yang memerlukan material kokoh dan minim perawatan, tanpa mengorbankan nilai estetika. Onyx: Batu Alam dengan Keindahan Transparan untuk Artistik Onyx adalah batuan alam semi-transparan yang terbentuk dari pengendapan silika. Keistimewaannya terletak pada kemampuan meneruskan cahaya, menjadikannya pilihan artistik untuk elemen dekoratif yang dramatis. Karakter khas onyx: Cocok digunakan sebagai panel dinding, fitur lampu backlit, atau meja dekoratif. Memiliki pola dramatis dan eksklusif, sering dianggap batu mewah. Lebih rapuh dibanding batu alam lain, sehingga penggunaannya harus tepat dan terukur. Untuk rumah di daerah tropis, onyx cocok digunakan di area indoor yang terlindung dan tidak lembap. Hasilnya bisa menjadi fokus dekorasi visual yang memikat, terutama pada desain tropikal kontemporer. Tips Menggunakan Batu Alam di Rumah Tropis Menggunakan batu alam untuk rumah di daerah tropis memang akan membuat rumah jadi lebih cantik, tapi pemilihannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi iklim. Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan agar hasilnya bisa lebih optimal: Pilih Material Batu Alam Sesuai Fungsi dan Lokasi Gunakan marmer dan onyx untuk ruangan indoor dengan AC untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembaban. Gunakan travertine atau granit untuk area yang terpapar cuaca atau ruangan dengan aktivitas tinggi, seperti teras atau dapur luar. Pastikan Drainase dan Ventilasi Baik Area dengan sirkulasi udara lancar dan sistem drainase yang efektif akan memperpanjang umur ketahanan batu alam. Hindari pemasangan batu alam langsung di permukaan tanah tanpa terlebih dulu dilapis menggunakan pelapis kedap air. Lakukan Perawatan Batu Alam Berkala Bersihkan batu alam dengan produk pembersih khusus yang tidak mengandung asam. Gunakan sealant untuk batu yang memiliki pori agar tidak mudah menyerap air, debu atau noda lainnya. Kombinasikan dengan Material Tropikal Lain Batu alam sangat cocok untuk dipadukan dengan material alam dan material tropikal lain seperti kayu, rotan, bambu, dan tanaman tropis. Kombinasi ini akan menciptakan rumah tropis yang hangat, elegan, dan tentunya menyatu dengan alam. Memilih batu alam untuk rumah tropis bukan hanya soal tampilan, tapi juga soal strategi desain dan pemahaman terhadap iklim. Dengan memahami karakter setiap jenis batuan – baik batuan marmer yang memiliki visual elegan, travertine yang terlihat natural, granit yang memiliki kekokohan tinggi, atau onyx yang cocok untuk jadi dekorasi artistik – anda bisa menciptakan hunian rumah di daerah tropis yang nyaman, indah, dan tentunya tahan lama. Baca juga: Tips Memadukan Marmer, Onyx, Granite, Travertine untuk Bangunan Kamu Sebagai penyedia batu alam premium terdepan di Indonesia, Fagetti menghadirkan beragam pilihan marmer, granit, travertine, dan onyx dari berbagai penjuru dunia. Dengan koleksi eksklusif dan teknologi pemrosesan mutakhir seperti waterjet cutting dan CNC, Fagetti juga siap membantu anda mewujudkan rumah tropis yang tidak hanya fungsional, tapi juga memiliki karakter kuat dan tampilan yang tentunya menawan. Selain itu, Fagetti juga memberikan layanan konsultasi dan pemasangan profesional; memastikan batuan alam yang anda pilih mampu tampil optimal di setiap proyek, baik bangunan residensial atau komersial.
- Tips Memadukan Marmer, Onyx, Granite, Travertine untuk Bangunan Kamu
Memakai batu alam untuk bangunan kamu bisa memberikan kesan mewah, alami, dan tahan lama. Dari berbagai batu alam, ada empat batu alam yang populer: Marmer Onyx Granite Travertine Masing-masing dari marmer, onyx, granite, dan travertine memiliki karakteristik yang unik, dan saat dipadukan dengan satu sama lain dengan tepat, paduan tersebut bisa memberikan efek visual yang luar biasa. Dalam artikel ini, akan dibahas: Perbedaan antara keempat jenis batu alam Tips memadukan dua atau lebih batu alam tersebut Rekomendasi penggunaan paduan tersebut di berbeda bangunan: rumah, hotel, kantor, bangunan komersial, dan ruang publik Baca juga: Alasan Batu Marmer Jadi Simbol Kemewahan Karakteristik Marmer, Onyx, Granite, dan Travertine Rekomendasi Perpaduan Batu Alam 1. Rumah atau Kamar Hotel Material batu alam mampu menciptakan suasana hangat, tenang, dan mewah dalam ruang intim dan privat seperti rumah atau kamar hotel. Dua kombinasi berikut bisa menjadi kombinasi yang patut dipertimbangkan: Marmer dan Onyx Gunakan marmer sebagai bahan utama untuk dinding atau lantai ruangan. Gabungkan dengan onyx sebagai elemen yang bisa menjadi titik fokus ruangan, misalnya sebagai backsplash kamar mandi atau headboard kamar tidur. Paduan di atas bisa memberikan efek elegan, eksklusif, dan sangat cocok untuk digabungkan dengan pencahayaan yang hangat dan lembut. Travertine dan Granite Travertine bisa digunakan untuk menjadi dinding kamar mandi atau area spa. Gunakan granite untuk menjadi lantai kamar mandi atau countertop meja kamar mandi yang membutuhkan ketahanlamaan. Menggabungkan travertine dan granite bisa memberikan kesan alami namun tetap kokoh dan tidak cepat lusuh. Rekomendasi Lain: Padukan warna netral travertine dengan pola dramatis yang diberikan oleh onyx untuk memberikan tampilan kontras tapi tetap terlihat selaras. 2. Area Perkantoran atau Ruang Publik Untuk area yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi, durabilitas material sangatlah penting. Namun, unsur estetika tetap tidak boleh berkurang atau bahkan hilang, agar tetap meninggalkan kesan professional dan modern di saat yang bersamaan. Granite dan Marmer Granite bisa digunakan untuk lantai lobi atau area dengan tingkat kesibukan yang tinggi; selain karena tidak rawan gesekan, tapi juga memiliki visual yang mencolok untuk area yang ramai. Lalu gunakan batu alam marmer sebagai elemen dekoratif, semisal meja resepsionis, pilar bangunan, atau pelapis dinding untuk memberikan kesan yang elegan dan mewah. Memadukan granite dan marmer bisa memberikan kesan formal dan prestisius untuk area kantor, serta tahan lama dan tahan gesekan. Onyx dan Granite Granite cocok untuk dijadikan lantai di area yang ramai dan banyak orang berlalu lalang seperti di area lobi perkantoran atau ruang publik. Onyx, dengan karakteristik yang uniknya bisa dipasang di bagian yang akan memukau ketika disorot cahaya dari belakang (backlit wall). Efek yang didapatkan dari perpaduan ini adalah desain kontemporer dengan kesan kemewahan yang mencuri perhatian Rekomendasi Lain: Memadukan granite dengan pola kasar yang dibingkai oleh marmer dengan pola yang netral dan polos sebagai aksen bisa mempertegas zonasi ruangan tersebut. 3. Batu Alam di Bangunan Komersial Bangunan komersial seperti mal, restoran mewah, butik pakaian berkelas, atau bahkan lobi dari sebuah hotel membutuhkan paduan batu alam yang bukan hanya fungsional, tapi juga bisa mencuri perhatian. Marmer dan Onyx Menggunakan batu alam onyx yang bisa berkilau sebagai instalasi dinding bisa membuat bangunan terlihat lebih atraktif, terlebih jika digunakan di area paling ramai di bangunan. Marmer bisa digunakan untuk dijadikan lantai bangunan dengan pola geometris yang elegan, membuat kontras dengan betapa simple-nya pola marmer. Digabungnya marmer dan onyx bisa memberikan efek yang dramatis dan high-end, menaikkan estetika visual dan menaikkan nilai properti. Travertine dan Granite Travertine cocok untuk dijadikan fasad atau dinding luar bangunan, atau bahkan jadi lantai untuk area luar yang tidak tertutup atap. Granite bisa dijadikan material untuk meja kasir atau meja resepsionis. Efek yang diberikan oleh perpaduan ini adalah efek natural, batu alam yang alami yang memberikan kekokohan bangunan. Tips Pemakaian: Manfaatkan pencahayaan untuk memunculkan efek transparansi dari batu onyx, terutama di malam hari; sangat cocok untuk area yang hangat, intim, dan elegan. Kombinasi Popular Marmer, Onyx, Granite, dan Travertine Marmer dan Onyx Kesamaan di antara dua batu alam: sama-sama estetis dan cocok untuk membuat efek artistik. Kontras di antara dua batu alam: marmer lebih solid dan stabil, sedangkan onyx lebih rapuh tapi bisa memukau karena efek transparansinya. Cocok untuk: kamar hotel, area resepsionis, butik pakaian mewah, dan lobi bangunan komersial Marmer dan Granite Kesamaan di antara dua batu alam: sama-sama bisa memberikan kesan mewah oleh pola urat yang natural. Kontras di antara dua batu alam: granite memiliki kekokohan yang lebih tinggi, sedangkan marmer lebih mudah dibentuk dan memiliki permukaan yang halus. Cocok untuk: area bekerja di kantor, dapur atau area makan hotel, dan ruang publik yang elegan. Granite dan Travertine Kesamaan di antara dua batu alam: kedua batu alam sama-sama tahan lama dan cocok untuk digunakan di area yang ramai. Kontras di antara dua batu alam: granite memiliki pola yang lebih modern dan memberikan efek yang dingin, sedangkan travertine lebih hangat. Cocok untuk: fasad bangunan komersial, area sekitar taman dalam ruangan, dan spa di dalam hotel. Onyx dan Travertine Kesamaan di antara dua batu alam: onyx dan travertine sama-sama memiliki tampilan visual yang menarik dan tekstur yang unik. Kontras di antara dua batu alam: onyx memiliki efek yang membuatnya terlihat lebih eksklusif dan artistik, travertine terlihat lebih alami dan cenderung simple. Cocok untuk: restoran eksklusif, area lounge hotel, dan instalasi khusus yang artistik. Baca juga: 7 Informasi Penting yang Wajib Anda Ketahui Saat Membeli Marmer Memadukan batu alam seperti marmer, onyx, granite, dan travertine untuk dijadikan lantai, dinding, atau sekadar instalasi dekorasi adalah salah satu cara terbaik untuk menghadirkan nuansa yang estetis, tapi tetap memedulikan fungsionalitas bangunan. Agar hasilnya lebih maksimal: Perhatikan kekuatan dan kelembutan dari masing-masing batu yang digunakan Sesuaikan penggunaan batu dengan lokasi pemasangan dan intensitas pemakaian Pertimbangkan efek pencahayaan yang didapat dari masing-masing batu dengan warna antar material batu Dengan kombinasi yang tepat, bangunankamu tidak hanya akan tahan lama dan kokoh, tapi juga mampu memberikan kesan visual yang tak terlupakan dan estetis. Konsultasikan proyek bangunan kamu dengan supplier batu alam terpercaya yang memiliki koleksi lengkap, memiliki pengalaman dengan reputasi tinggi, seperti Fagetti; spesialis batu alam premium di Indonesia.
- Arsitek Terkenal di Dunia, Dapatkan Inspirasi Interior Anda
Dunia arsitektur memiliki talenta yang tak berhenti menginspirasi, antara lain: Tadao Anda Frank Lloyd Wright Maya Ying Lin Jeanne Gang Bjarke Ingels © Kacper Kozak Arsitek-arsitek di atas berasal dari generasi yang berbeda-beda dan pastinya memiliki gaya arsitektur yang juga berbeda-beda dengan inspirasi yang berbeda-beda. Melalui arsitek-arsitek ini, ayo kita temukan inspirasi desain interior untuk rumah, kantor, atau ruang publik yang anda sedang buat. Mari kita lihat karya inspirasional mereka yang memiliki banyak makna di bawah ini, mulai dari rumah, kantor, pasar kota, sampai bangunan memorial. Tadao Ando Tadao Ando adalah arsitek otodidak asal Jepang yang dikenal luas lewat gaya minimalis spiritual yang juga kuat tapi tetap tenang. Tadao Ando tidak pernah kuliah arsitektur secara formal, tapi karya-karyanya banyak yang diakui dunia dan Ando sering menjadi panutan serta karya-karyanya menjadi inspirasi desain ruangan tenang seperti ruangan untuk meditasi. Desain arsitek Tadao Ando dengan inspirasi spiritual © Bergmann @ Wikipedia Manifestasi Filosofi Zen dalam Bentuk Ruang Menggunakan beton ekspos, kayu, pencahayaan alami, dan elemen geometris sederhana. Meminimalisir penggunaan elemen visual yang berlebihan, membiarkan struktur material yang berbicara, dan tanpa distraksi visual lainnya. Dinding polos dengan nuansa monokrom abu-abu dan putih atau warna kayu alami. Keindahan dalam Keheningan dan Kesejukan Church of the Light yang terletak di Osaka, Jepang, merupakan salah satu karya paling terkenal dan ikonik dari arsitek kenamaan Jepang ini. Untuk bangunan gereja minimalis ini, Tadao Ando menggunakan beton kokoh dengan titik fokus berada di salah satu dindingnya yang memiliki celah berbentuk salib, sengaja didesain untuk menyaring cahaya masuk sebagai simbol spiritual. Frank Lloyd Wright Pelopor arsitektur organik, Frank Lloyd Wright dikenal sering menggabungkan desain bangunan dengan lanskap sekitarnya. Arsitek legendaris yang menjadi inspirasi banyak arsitek muda ini memiliki filosofi desain yang sangat mudah tapi mendalam: rumah atau bangunan yang dibangun harus tumbuh dari tanah, bukan sekadar berdiri di atas tanah; membuat bangunan tersebut menyatu dan seperti tumbuh secara natural seperti alam di sekitarnya. Arsitek Frank Lloyd Wright menyatukan desain bangunan dengan alam sekitar © Yuhan Du Menyatukan Bangunan dan Lingkungan Secara Alami Memaksimalkan penggunaan material alami seperti batu, kayu, dan kaca untuk menggabungkan nuansa alam. Memiliki pola geometris pada lantai atau plafon untuk memberikan kesan kekokohan bangunan. Mengintegrasikan desain bangunan dengan bentuk alam sekitarnya, dan membiarkan pemandangan luar jadi bagian dari desain. Rumah yang Tumbuh dan Melayang di atas Air Terjun Salah satu bangunan paling ikonik karya Frank Lloyd Wright adalah sebuah rumah di Pennsylvania, Amerika Serikat yang kini sudah dijadikan museum karena saking ikoniknya. Disebut sebagai rumah Fallingwater, Wright mendesain rumah tersebut persis di atas air terjun, menggabungkannya dengan bebatuan di air terjun, membuatnya tak hanya estetik tapi juga menyatu secara sempurna dengan alam; menampilkan ilusi rumah yang tumbuh dari bebatuan air terjun. Maya Ying Lin Maya Ying Lin adalah seorang arsitek dan seniman lingkungan yang memadukan gaya minimalis dan konseptual dengan simbolisme yang puitis. Sejak muda, Maya Lin sudah mendapat pengakuan dari dunia arsitektur dan menjadi sosok yang sangat dihormati karena kontribusi sosial lewat seni yang kontemplatif. Desain arsitek Maya Ying Lin yang simplistik namun sarat makna © Maya Lin Studio Bangunan yang Sarat Makna Gaya minimalis dengan warna monokrom netral dan alami yang dominan serta bentuk yang sederhana. Memfokuskan narasi arsitektur pada kesan yang tenang dan reflektif serta personal lewat ruang kosong penuh makna. Menekankan hubungan antara manusia dan lingkungan pada desain bangunan. Arsitektur Tak Lekang oleh Waktu Bangunan yang melejitkan nama Maya Lin di dunia arsitektur adalah Vietnam Veterans Memorial. Di usia 21 tahun, Lin dipercaya untuk mendesain bangunan memorial dan ia menggunakan gaya minimalisnya untuk menciptakan bangunan yang tak lekang oleh waktu. Bentuk sederhana menggunakan dinding marmer hitam yang membelah tanah namun memiliki kekuatan emosional yang besar. Jeanne Gang Jeanne Gang adalah arsitek wanita asal Amerika Serikat yang berhasil membangun bangunan pencakar langit tertinggi di dunia yang didesain oleh wanita sebanyak dua kali. Terkenal sebagai arsitek yang memiliki gaya inovatif dengan menggabungkan unsur arsitektur dengan alam sekitarnya, Gang selalu mendesain bangunan dengan prioritas membangun dan menghidupkan komunitas di sekitar bangunan tersebut. Aqua Tower karya arsitek Jeanne Gang di Chicago © Josh Sorenson Bangunan Organik dan Ramah Lingkungan Menggunakan material ramah lingkungan untuk bangunan yang ia desain, seperti kayu daur ulang atau bambu. Memikirkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan menghidupkan bangunan menggunakan tanaman dalam ruangan. Area terbuka untuk membangun koneksi antar ruangan dan menghidupkan komunitas. Bangunan Setinggi Tanggung Jawab pada Alam Aqua Tower di Chicago memiliki fasad yang memberikan ilusi bergelombang menyerupai air. Bukan hanya indah, tapi bangunan tersebut didesain sedemikian rupa guna bisa mengontrol iklim bangunan dengan cara meminimalisir tekanan angin dan menciptakan balkon yang beragam bentuk di bangunan apartemen dan hotel setinggi 82 lantai. Bjarke Ingels Bjarke Ingels adalah arsitek asal Denmark yang meraih penghargaan Innovator of the Year for Architecture oleh The Wall Street Journal. Memiliki gaya futuristik dengan konsep hedonistic sustainability dan utopian pragmatism, Ingels melakukan pendekatan filosofi "yes is more" lewat desain yang mencolok namun tetap efisien. Bangunan karya arsitek muda Bjarke Ingels © Dragord Luft for Arch Daily Bangunan Fungsional Penuh Kejutan Tak ada hal yang biasa, gunakan warna kontras dan bentuk unik seperti zigzag dan furnitur multi-purpose. Memainkan warna-warna yang kontras, memainkan bentuk-bentuk yang menarik, dan memaksimalkan layout ruangan yang fleksibel. Kreatifitas adalah kunci, semua ruangan bisa dibangun sebagai ruangan multifungsi. Bangunan yang Merepresentasikan Architectural Alchemy 8 House atau yang biasa disebut Big House adalah sebuah bangunan multifungsi di Denmark yang Bjarke Ingels bangun dengan bentuk yang unik: bentuk figure 8 yang terlihat seperti dasi kupu-kupu. Untuk 8 House, Ingels menggabungkan unsur-unsur tradisional untuk menciptakan bangunan elegan dan mewah yang digunakan sebagai bangunan residensial, perkantoran, dan komersial. Tabel Perbandingan Gaya Desain dan Inspirasi Arsitek Terkenal di Dunia Contoh-contoh dari arsitek terkenal di dunia di atas membuktikan kalau desain bukan hanya soal estetika, tapi juga filosofi dan identitas. Inspirasi para arsitek untuk desain interior juga datang dari berbagai unsur kehidupan. Fagetti hadir untuk mewujudkan inspirasi tersebut lewat koleksi batu alam eksklusif dan layanan profesional dari proses desain sampai pemasangan. Dengan klien arsitek dari berbagai macam negara, kami percaya bahwa bangunan yang hebat perlu bermakna dan sesuai dengan karaktermu. Hubungi kami untuk memulai proyek anda yang benar-benar personal.
- Bangunan Ikonik di Dunia yang Menggunakan Marmer
Banyaknya bangunan ikonik yang menggunakan marmer membuktikan simbol kemewahan, kekokohan, dan keindahan dalam dunia arsitektur ribuan tahun lamanya. Patung ikonik dari gedung Lincoln Memorial yang terbuat dari marmer © Gagan Kaur Mulai dari kuil kuno sampai istana, material batu alam ini digunakan sebagai elemen yang cukup penting dalam beberapa bangunan ikonik di dunia. Keindahan alami marmer, daya tahan yang tinggi, dan beberapa karakteristik yang unik menjadikan marmer pilihan utama arsitek legendaris dan desainer visioner. Di artikel ini, kita akan bahas beberapa bangunan paling terkenal di dunia yang menggunakan marmer sebagai material utama bangunannya, dan alasan kenapa marmer tetap relevan hingga hari ini. Apa yang Membuat Marmer Begitu Spesial Sampai Dijadikan Material untuk Bangunan Ikonik? Sebelum kita membahas daftar bangunan ikonik yang menggunakan marmer, mari kita lihat beberapa alasan di balik popularitas marmer: Keindahan yang alami: Pola urat dan warna marmer selalu unik dan tidak pernah sama persis, memberikan tampilan eksklusif di beberapa bangunan ikonik di dunia. Ketahananlamaan batu alam: Marmer merupakan material batu alam yang terkenal tahan lama, mampu bertahan hingga ribuan tahun jika dirawat secara teliti dan cermat. Fleksibilitas desain: Marmer, sejak ribuan tahun lalu, sudah dikenal sebagai material yang dapat dipahat, dipotong, dan dibentuk menjadi berbagai desain yang artistik. Menaikkan martabat: Bahkan sejak ribuan tahun lalu, penggunaan marmer sering dikaitkan dengan kekayaan, keagungan, dan status sosial yang tinggi di masyarakat. Eksterior bangunan ikonik Taj Mahal yang dibuat dari marmer © Sudipta Mondal 1. Taj Mahal – India Lokasi: Agra, India Taj Mahal merupakan salah satu contoh paling megah dari penggunaan marmer berwarna putih. Dibangun mulai tahun 1632 dan selesai di tahun 1653, seluruh bangunan utamanya dibuat dari marmer Makrana yang terkenal karena warna putih bersihnya. Marmer di Taj Mahal memantulkan cahaya matahari dengan cara yang membuatnya tampak berubah warna sepanjang hari, dari merah muda di pagi hari hingga keemasan saat matahari mulai terbenam. Tampak luar dari bangunan Parthenon yang tersisa © Spencer Davis 2. Parthenon – Yunani Lokasi: Athena, Yunani Parthenon adalah kuil Yunani yang dibangun untuk Dewi Athena di sekitar tahun 447 SM. Kuil ini menggunakan material batu alam bernama marmer Pentelic yang dikenal karena kilau emasnya ketika terkena cahaya. Pilar-pilar di Parthenon yang menggunakan marmer menjadi simbol arsitektur klasik yang masih menjadi inspirasi di gaya arsitektur sampai sekarang. Teknik pembangunan yang tidak menggunakan semen dan penggunaan balok-balok marmer besar masih membuat kagum para pakar hingga kini. Bangunan ikonik Pantheon di Roma diambil di malam hari © Daniel Zbroja 3. Pantheon – Italia Lokasi: Roma, Italia Dibangun sekitar tahun 126, Pantheon adalah salah satu bangunan Romawi yang masih berdiri utuh dari zamannya. Interior dari bangunan ini dihiasi oleh berbagai jenis marmer dari seluruh Kekaisaran Romawi: Marmer kuning giallo antico Marmer ungu tua porphyry Marmer putih dari Carrara Penggunaan marmer dari berbagai wilayah ini menjadi simbol kekuasaan dan dominasi Kekaisaran Romawi atas dunia pada saat itu. Tampak luar bangunan ikonik dari marmer di Amerika Serikat, Lincoln Memorial © Zetong Li 4. Lincoln Memorial – Amerika Serikat Lokasi: Washington D.C., Amerika Serikat Monumen yang dibangun untuk mengingat jasa Abraham Lincoln ini dibangun di tahun 1922 oleh arsitek bernama Henry Bacon, pemahat bernama Daniel Chester French, dan pemahat Piccirilli Brothers. Sejak berdirinya, bangunan ini menjadi tempat populer untuk para turis. Monumen ini menggunakan beberapa jenis marmer yang berbeda, contohnya: Tennessee marble yang digunakan untuk lantai bangunan Colorado Yule marble yang digunakan untuk dijadikan patung Abraham Lincoln Indiana limestone yang digunakan sebagai pelapis eksterior bangunan Bangunan ini adalah representasi dari gaya neoklasik yang mengadaptasi kemewahan dan kegagahan arsitektur Yunani dan Romawi. Bangunan ikonik marmer yang merupakan rumah ibadah, Masjid Agung Sheikh Zayed © Vlada Karpovich 5. Sheikh Zayed Grand Mosque – Uni Emirat Arab Lokasi: Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Masjid megah di Uni Emirat Arab dan dinamakan untuk menghormati mendiang pendiri Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, bangunan ini menggunakan beberapa jenis marmer: Sivec marble dari Prilep Lasa marble dari Laas, Italia Makrana marble dari Makrana, India Acquabianca marble dan Bianco P marble dari Italia East White marble dan Ming Green marble dari China Masing-masing marmer digunakan untuk kegunaan yang berbeda-beda; ada yang digunakan untuk menjadi pelapis eksterior bangunan, menjadi elevasi internal, dan digunakan untuk bagian perkantoran dan paviliun. Masjid yang juga memiliki replika di Surakarta ini memadukan tradisi Islam yang kuat dengan teknik batu modern, menjadikannya salah satu bangunan ibadah termegah di dunia. Tampak dalam ruangan Hall of Mirrors di Palace of Versailles © Joan Costa 6. Palace of Versailles – Perancis Lokasi: Versailles, Perancis Palace of Versailles atau Istana Versailles ini dibangun di tahun 1631 dan sempat menjadi ibu kota Perancis secara de facto. Salah satu bagian paling terkenal dari istana ini adalah Hall of Mirrors, dengan lantai marmer dengan pola geometris. Di bangunan ikonik ini, marmer juga digunakan untuk dijadikan tangga, lantai, dan dinding; memberikan nuansa kemegahan di era kerajaan Louis XIV. Bangunan ikonik dari marmer yang terkenal, Menara Pisa © Heidi Kaden 7. Menara Pisa – Italia Lokasi: Pisa, Italia Dibangun mulai tahun 1173 sampai tahun 1372, Menara Pisa adalah bagian dari kompleks Katedral Pisa yang terdiri dari tiga bangunan utama: katedral, baptisterium, dan menara lonceng. Bangunan ini terkenal karena kemiringannya yang tidak disengaja akibat fondasi tanah yang lunak. Namun, di balik daya tarik visualnya, material marmer yang digunakan juga berperan besar dalam memperkuat keutuhan bangunan yang sudah bertahan lebih dari 800 tahun. Struktur utamanya terbuat dari marmer putih Carrara, jenis marmer yang juga digunakan di banyak bangunan klasik Italia seperti Pantheon. Marmer tersebut digunakan untuk menjadi pilar, dinding luar, dan ornamen menara; memberikan kesan elegan yang kontras dengan bentuk yang unik. Seperti yang bisa dilihat di atas, penggunaan marmer dalam bangunan ikonik di dunia menunjukkan bahwa: Material berkualitas tinggi seperti marmer akan tetap relevan melintasi perubahan zaman dan perbedaan budaya. Estetika alami yang dimiliki batu alam seperti marmer tidak akan pernah ketinggalan zaman. Marmer bisa digunakan untuk berbagai fungsi, mulai dari fungsi struktural sampai fungsi dekoratif. Marmer adalah warisan arsitektural yang mengingatkan akan sejarah, budaya, dan kemewahan yang tak lekang oleh waktu. Mulai dari Taj Mahal di India hingga Istana Versailles di Perancis, bangunan ikonik di dunia menjadi saksi hidup bahwa marmer bukan sekadar batu alam melainkan sebuah seni. Jika anda terinspirasi oleh kecantikan bangunan-bangunan ikonik di atas dan ingin menggunakan marmer berkualitas untuk rumah, vila, atau kantor, pastikan anda bekerja sama dengan supplier marmer yang terpercaya dan memiliki reputasi bagus. Pilihlah marmer yang tidak hanya indah, tapi juga kuat dan sesuai dengan kebutuhan desain anda.
- Alasan Batu Marmer Jadi Simbol Kemewahan
Pelajari apa itu batu marmer, proses terbentuknya batu marmer, dan kenapa jenis batuan marmer jadi simbol kemewahan dalam dunia desain dan arsitektur. Batu marmer bukan sekadar material dekoratif yang cantik, marmer adalah jenis batuan yang terbentuk dari proses alam yang kompleks dan memiliki karakter visual yang khas dan unik. Keindahan pola urat alami, ketahanan terhadap beban dan gesekan, serta kesan mewah yang diberikan menjadikan batuan marmer pilihan utama dalam dunia desain dan arsitektur. Dalam artikel ini, kita akan membahas: Jenis batuan dan proses terbentuknya batu marmer Ciri khas dan keunggulan batuan marmer Alasan marmer jadi simbol kemewahan Inspirasi penggunaan dan cara merawat batu marmer Solusi memilih batuan marmer berkualitas Sebelum kita membahas lebih jauh tentang keistimewaan dan penggunaan batu marmer dalam desain interior, mari kita mulai dari awal: memahami apa itu batu marmer dan proses terbentuknya batu marmer. Baca juga: 7 Mitos Seputar Marmer yang Ternyata Salah Mengenal Batu Marmer: Material Alami yang Memiliki Nilai Estetik Tinggi Batu marmer adalah salah satu material bangunan paling populer dalam dunia desain interior dan arsitektur. Marmer dikenal karena tampilan yang mewah, permukaan yang halus, dan keunikan yang tidak bisa ditiru oleh bahan sintetis. Sebagai batu alam, batu marmer memiliki pola urat yang alami, terbentuk secara geologis selama jutaan tahun. Setiap lembaran marmer memiliki warna dan corak yang berbeda-beda, menjadikan marmer unik dan eksklusif untuk setiap proyek. Karakteristik visual inilah yang menjadikan batuan marmer tidak hanya digunakan secara fungsional, tapi juga menghadirkan nilai estetika yang tinggi. Mulai dari rumah pribadi hingga hotel bintang lima, batu marmer selalu digunakan di proyek-proyek rumah atau bangunan lainnya untuk memberikan kesan elegan dan premium. Dengan kualitas visual dan fisik seperti itu, tidak heran jika batu marmer dianggap sebagai simbol kemewahan yang bertahan lama, bahkan bisa sampai lintas generasi. Namun, dari manakah sebenarnya batu marmer berasal? Bagaimana proses terbentuknya batu marmer? Batuan sejenis marmer terjadi karena apa? Ayo kita lihat lebih dalam jenis batuan ini. Batu Marmer Termasuk Jenis Batuan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya Dalam ilmu geologi, batu marmer termasuk jenis batuan metamorf. Artinya, marmer terbentuk dari batuan lain yang mengalami perubahan bentuk dan struktur akibat suhu dan tekanan tinggi di dalam kerak bumi. Proses ini terjadi secara alami dalam waktu jutaan tahun. Marmer umumnya berasal dari batu kapur – yang biasa disebut limestone – atau dolomit yang telah mengalami metamorfosis. Karena perubahan suhu dan tekanan ekstrem, struktur mineral batuan asalnya berubah total; menghasilkan batuan marmer dengan karakteristik baru: lebih padat, kuat, dan estetik. Jenis Batuan Metamorf: Marmer dan Saudara-Saudaranya Sebenarnya, selain marmer, ada beberapa batuan sejenis marmer yang juga termasuk dalam kategori batuan metamorf. Perbedaan utama di antara mereka terletak pada batuan asal dan kondisi pembentukannya. Berikut beberapa contoh batuan metamorf lain dan proses terbentuknya: Quartzite: terbentuk dari batu pasir quartz yang mengalami tekanan dan panas tinggi. Memiliki karakter yang lebih keras dibanding marmer, tapi uratnya tidak seunik marmer. Slate: berasal dari batuan lempung, slate memiliki lapisan tipis dan sering digunakan untuk atap atau lantai; tapi tidak sepopuler marmer. Serpentin: terbentuk dari batu ultrabasa, memiliki warna hijau tua dengan kilau yang khas. Masing-masing batuan tersebut memiliki kegunaan dan tampilan berbeda, namun batu marmer tetap menjadi pilihan utama dalam desain karena perpaduan keindahan, keunikan, dan ketahanannya jika dibandingkan dengan batuan metamorf lain. Proses Terbentuknya Batu Marmer di Alam Proses terbentuknya batu marmer dimulai dari pengendapan batu kapur di dasar laut atau danau. Seiring berjalannya waktu, endapan tersebut tertimbun oleh lapisan batuan lain dan mengalami tekanan besar dari lapisan di atasnya. Jika daerah tersebut juga terpapar panas dari aktivitas tektonik, maka terjadi transformasi struktural yang membuat batu kapur berubah menjadi marmer. Proses ini berlangsung: Selama jutaan tahun Pada kedalaman yang sangat dalam Dalam kondisi geologis khusus seperti daerah pegunungan aktif Hasil akhir dari proses ini adalah batuan marmer dengan struktur kristalin yang lebih padat, permukaan lebih halus, dan tampilan lebih elegan dibandingkan batu kapur asalnya. Baca juga: 10 Inspirasi Desain Bookmatch Marmer yang Memukau Apa yang Membuat Batuan Marmer Unik? Karakteristik Visual dan Fisiknya Setelah melalui proses alam yang panjang dan kompleks, batu marmer tidak hanya berubah secara struktur, tapi juga memiliki ciri khas visual dan fisik yang membedakannya dari jenis batuan lainnya. Keunikan ini menjadi alasan utama mengapa batuan marmer begitu dihargai dan sering digunakan dalam desain interior, arsitektur, dan seni dekoratif lainnya. Pola Urat Alami yang Tidak Pernah Sama Salah satu ciri paling menonjol dari marmer adalah urat yang terbentuk secara alami selama proses kristalisasi ulang. Pola ini bisa terlihat seperti garis halus, alur yang dramatis, atau bahkan gradasi warna yang saling menyatu secara natural. Karena terbentuk secara alami, tidak ada lembaran marmer yang benar-benar identik. Hal ini memberikan kesan eksklusif dan otentik pada setiap lembar marmer yang digunakan sebagai lantai, countertop, hingga dinding fitur. Variasi Warna dari Kandungan Mineral Warna pada batuan marmer dihasilkan oleh kandungan mineral yang ikut terperangkap selama proses metamorfosis. Kombinasi warna dan urat ini menciptakan identitas visual yang kuat, menjadikan marmer bukan hanya material bangunan yang fungsional, tapi juga sebagai elemen yang artistik. Permukaan Halus dan Kilap Alami Setelah dipoles, marmer memiliki permukaan yang sangat halus dan reflektif. Efek mengilap ini yang memberikan kesan mewah pada marmer di dalam ruangan. Namun tak hanya soal tampilan, permukaan batu marmer juga: Nyaman disentuh dan cocok untuk area indoor Bisa menggunakan finishing yang memberikan kesan matte – biasa disebut honed finish – atau tekstur khusus lain untuk kebutuhan tertentu Memantulkan cahaya dengan lembut, menciptakan kesan ruangan yang luas dan terang Kenapa Batu Marmer Jadi Simbol Kemewahan dalam Desain Interior Batu marmer telah lama digunakan dalam bangunan megah dan bersejarah. Dari kuil Yunani kuno hingga istana modern, batuan marmer selalu identik dengan keindahan dan kemewahan. Marmer bukan hanya material bangunan semata, tapi juga simbol status. Permukaannya yang berkilau, pola alaminya yang unik, dan kesan sejuk saat disentuh memberikan pengalaman visual dan fisik yang khas. Dibandingkan material lain, batu marmer menawarkan perpaduan estetika dan daya tahan yang kuat. Batuan marmer cocok untuk digunakan sebagai lantai, dinding, meja dapur, atau bahkan aksen dekoratif yang artistik di kamar mandi, kamar tidur, atau ruang tamu. Karena proses terbentuknya yang lama dan tampilan yang tidak bisa diseragamkan, marmer dianggap langka dan berharga; membuat nilai properti yang menggunakannya menjadi tinggi dan terlihat lebih eksklusif. Tips Merawat dan Memilih Batu Marmer Berkualitas Meskipun termasuk material yang kuat dan tahan lama, batu marmer tetap perlu dirawat dengan benar agar keindahannya bertahan selama bertahun-tahun. Tips Merawat Batu Marmer: Menggunakan pembersih khusus untuk marmer, dan menghindari cairan asam atau abrasif yang bisa merusak marmer. Membersihkan noda seperti noda kopi, minyak, atau cairan asam dengan segera agar tidak menyerap ke batuan marmer. Melakukan sealing ulang secara berkala untuk melindungi pori-pori batu marmer. Menghindari segala bentuk goresan dengan menggunakan pelindung pada furnitur demi menjaga ketahanlamaan batu marmer. Selain merawat dengan rutin dan seksama, memilih batuan marmer yang tepat untuk ruangan juga penting. Cari tahu tempat membeli marmer dari supplier yang terpercaya dan paham tentang jenis batuan, memiliki koleksi yang lengkap, dan menggunakan teknologi pemrosesan yang presisi. Baca juga: Marmer dan Seni Geometri: Perpaduan Presisi dan Estetika dalam Desain Artistik Sebagai salah satu penyedia batu alam terkemuka di Indonesia, Fagetti menawarkan berbagai pilihan marmer berkualitas tinggi. Dengan teknologi canggih dan layanan profesional, Fagetti membantu mewujudkan proyek desain interior dan arsitektur yang elegan dan berkelas. Batu marmer adalah perpaduan sempurna antara keindahan alami dan ketahanan. Sebagai jenis batuan metamorf, marmer terbentuk melalui proses natural yang panjang dan menghasilkan pola unik hasil dari alam. Tak heran jika batu marmer dianggap simbol kemewahan dan banyak digunakan dalam desain. Dengan perawatan yang tepat, marmer bisa jadi investasi jangka panjang untuk mempercantik sekaligus meningkatkan nilai ruang, baik dari segi nilai properti sampai nilai estetika. Untuk pilihan batu marmer berkualitas, Fagetti merupakan perusahaan dengan reputasi baik yang selalu siap menjadi partner dalam mewujudkan desain yang elegan dan fungsional.
- Jurusan Arsitek Terbaik di Dunia, dan Karya Terkenal Mereka
Banyak arsitek top dunia yang memiliki kesamaan, berasal dari jurusan arsitek terbaik di dunia, antara lain: ETH Zurich AA School of Architecture TU Delft Ibaratkan sebuah bangunan, jurusan arsitek adalah pintu masuk bagi para arsitek muda untuk bisa terjun ke industri. Memilih sekolah yang tepat untuk para arsitek bukanlah hal yang mudah, terlebih jika memiliki keinginan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Baca juga: Perbedaan Arsitek dan Arsitektur, Fakta Menarik Arsitektural Interior gedung kampus ETH Zurich © Pascal Meier ETH Zurich Faculty of Architecture Eidgenössische Technische Hochschule Zürich yang lebih dikenal sebagai ETH Zurich atau Federal Institute of Technology Zurich merupakan universitas negeri di Zurich, Swiss. Berfokus untuk memberi edukasi di bidang STEM, jurusan arsiteknya melahirkan arsitek-arsitek bertalenta dan mendatangkan arsitek-arsitek kenamaan menjadi pengajar. Kazuyo Sejima Meskipun bukan lulusan ETH Zurich, wanita asal Jepang yang memenangkan penghargaan Pritzker Architecture Prize ini memiliki koneksi yang kuat dengan ETH Zurich. Kazuyo Sejima pernah menjadi pengajar dan menggelar eksibisi di kampus tersebut. Sejima sering mendesain dengan gaya minimalis kontemporer yang transparan dan lembut, menggabungkan kesederhanaan bentuk dan kompleksitas pengalaman yang manusiawi. Rolex Learning Center yang terletak di Lausanne, Swiss, didesain oleh Kazuyo Sejima dan partner kerjanya, Ryue Nishizawa, setelah memenangkan kompetisi internasional antara arsitek-arsitek kenamaan lainnya. Bangunan ini terkenal karena gaya arsitektur yang inovatif karena memiliki lantai bergelombang, ruangan besar tanpa dinding pembatas, dan area teras yang melengkung. Bangunan Dior di pusat Tokyo, Omotesando, didesain dengan merespon kode tata bangunan yang kaku. Dengan desain yang minimalis tapi juga modern, bangunan ini berhasil didesain untuk memaksimalkan ruang dengan merancang bangunan yang memiliki lantai-lantai dengan ketinggian yang bervariasi dan dinding-dinding eksterior terbuat dari kaca. Instalasi unik di Paviliun Mies van der Rohe yang terletak di Barcelona ini menunjukkan gaya minimalisme Sejima lewat transparansi kaca-kaca dan kepekaannya terhadap ruang yang dibangun dengan marmer putih. Menggunakan tirai akrilik transparan yang membentuk bentuk spiral yang berhasil menciptakan atmosfer yang baru di paviliun. Jacques Herzog & Pierre de Meuron Duo arsitek lulusan ETH Zurich yang lalu juga mengabdi sebagai profesor di kampus yang sama. Dikenal sebagai duo arsitek yang suka menggabungkan gaya pragmatisme dan urbanisme, mereka lebih sering menyempurnakan hasil arsitektur berdasarkan dengan apa yang sudah ada. Herzog dan de Meuron berhasil meraih penghargaan Pritzker Architecture Prize di tahun 2001. Penampakan Beijing National Stadium karya Herzog dan de Meuron © Frederic Köberl Beijing National Stadium merupakan salah satu proyek Herzog dan de Meuron yang paling terkenal. Dibangun untuk menjadi tuan rumah ajang Olimpiade 2008, Beijing National Stadium yang dapat julukan Bird's Nest terkenal karena bentuk jeruji yang berhasil didesain sebagai tempat yang bisa digunakan untuk ajang olahraga atau tempat pertunjukan seni. Elbphilharmonie atau yang biasa disingkat sebagai Elphi merupakan proyek Herzog dan de Meuron yang selesai di tahun 2016. Dibangun untuk menjadi tempat konser, Elbphilharmonie berhasil menjadi landmark kota Hamburg. Bangunan ini berhasil menggabungkan gaya modern dan tradisional dengan membangun gedung yang menggabungkan struktur kaca dan gedung berbentuk gudang. Dominus Winery sudah berdiri sejak akhir 1990 an di Napa Valley, California. Mengintegrasi gaya minimalis dengan lingkungan sekitar, yaitu perkebunan anggur, Herzog dan de Meuron berhasil merefleksikan koneksi antara ilmu arsitektur dengan alam. Santiago Calatrava Santiago Calatrava adalah seorang arsitek berkebangsaan Spanyol-Swiss yang mulai berkuliah di ETH Zurich di tahun 1975 sampai akhirnya mendapatkan gelar Doktor 6 tahun kemudian. Calatrava adalah seorang arsitek yang menggunakan gaya futuristik dan ekspresionisme. Ia sering membuat struktur yang mengekspos elemen-elemen teknik untuk menjadikannya bagian dari estetika. Selain gaya ekspresionisme, ia juga dikenal sering meniru bentuk dan gerakan makhluk hidup; atau yang biasa disebut gaya biomimikri. Milwaukee Art Museum adalah salah satu proyek besar Calatrava yang diselesaikan di tahun 2001. Calatrava mengatakan kalau salah satu bagian dari Milwaukee Art Museum yang ia garap, Quadracci Pavilion, adalah bangunan yang formal, fungsional, simbolis, dan ikonik. Terinspirasi oleh gaya arsitektur Gothic, bangunan Quadracci Pavilion didesain untuk merepresentasikan bentuk kapal yang mengarah ke Lake Michigan. Selain itu, Quadracci Pavilion memiliki desain berbentuk sayap yang bisa terbuka seperti sayap burung, mengikuti kecepatan angin. Turning Torso merupakan hasil karya Calatrava yang memiliki gaya biomimikri dan neo-futurist yang terletak kota Malmo, Swedia. Turning Torso sendiri terinspirasi dari pahatan patung marmer putih buatan Calatrava sendiri yang dinamakan Twisting Torso. Dua karya ini menggambarkan kecerdasan Calatrava yang mengambil bentuk tubuh manusia yang berputar. Foto gedung Turning Torso di tengah-tengah bangunan lainnya © Susanne Jutzeler, suju-foto Baca juga: Marmer dan Seni Geometri: Perpaduan Presisi dan Estetika dalam Desain Artistik Architectural Association School of Architecture Sering disingkat sebagai AA, Architectural Association School of Architecture yang terletak di London, Inggris, adalah sekolah arsitektur swasta tertua di Britania Raya. Didirikan di tahun 1847, AA menjadi sekolah arsitektur paling prestisius dan berpengaruh di dunia. AA dikenal sebagai tempat lahirnya banyak arsitek dengan pikiran radikal dan inovatif. Zaha Hadid Penerima Pritzker Prize wanita pertama di dunia, Zaha Hadid memulai perjalanan arsitekturnya dengan bersekolah di American University of Beirut sebelum pindah ke AA London. Seorang visioner yang gaya arsitekturnya tidak bisa dikategorikan dengan mudah, bentuk-bentuk ekspresif yang dirancang terbilang abstrak dengan beberapa orang menyebut gayanya sebagai gabungan antara neo-futurisme dan parametrisisme. Vitra Fire Station adalah bangunan pertama yang dirancang oleh penerima gelar Dame dari Queen Elizabeth II. Hadid diberikan kesempatan untuk mendesain sebuah pos pemadam kebakaran kecil untuk firma funitur Vitra. Manifestasi dari arsitektur sebagai seni eksperimental dan ekspresi ruang, Zaha Hadid berhasil membentuk narasi untuk merepresentasikan ketegangan siap-siapa, layaknya peran pemadam kebakaran. Bangunan ini berbentuk tajam dan bersudut ekstrem, seolah-olah tidak stabil dan menciptakan efek visual seolah-olah bangunan ini berasal dari ledakan energi kinetik. Bangunan dengan lain yang menjadi salah satu mahakarya Zaha Hadid adalah desain bangunan Guangzhou Opera House. Mengusung gaya arsitektur kontemporer dengan pendekatan futuristik, Hadid menyebut desain ini sebagai dua batu besar di tepian sungai. Membuat bangunan ini tampak seperti terbentuk secara alami oleh arus sungai dan hasil erosi. Guangzhou Opera House adalah saksi kejeniusan Zaha Hadid yang berhasil menjembatani arsitektur dengan teknologi, seni, dan alam, dengan menggunakan gaya parametrisisme. Salah satu desain terakhir Zaha Hadid sebelum meninggal, yang juga masih sedang dibangun dan akan didedikasikan untuknya, adalah Central Bank of Iraq Tower, yang juga dikenal sebagai Zaha Hadid Tower. Gedung pencakar langit yang terletak di tepi sungai ini dirancang menggunakan simbol modernisasi ekonomi negara. Zaha Hadid mendesain menara ini demi mencerminkan nilai-nilai kekokohan, stabilitas, dan keberlanjutan. Proyek besar pertama dan terakhir Zaha Hadid di tanah kelahirannya, menara ini memiliki desain inovatif dan futuristik; mencerminkan pendekatan khas Hadid dalam menciptakan arsitektur yang menggabungkan estetika, fungsi, dan konteks budaya. Penampakan gedung Guangzhou Opera House © Scarbor Siu Will Alsop Seorang arsitek dengan kiblat gaya avant-garde dan modernis asli Inggris, Will Alsop terinspirasi oleh Le Corbusier, Sir John Soane, John Vanbrugh, dan Mies van der Rohe. Bangunan-bangunannya biasanya bisa dikenali lewat penggunaan warna-warna cerah dan bentuk-bentuk yang tidak biasa. Mirip seperti Dame Zaha Hadid, hanya sedikit dari sekian banyak desain Will Alsop yang menjadi kenyataan; tapi sebagian besar mendapatkan pujian dari berbagai pihak. Hôtel du département des Bouches-du-Rhône merupakan salah satu karya mendiang Alsop yang paling prestisius. Alsop membangun dengan struktur yang menggabungkan beberapa blok dan gedung yang berbeda. Bekerja sama dengan Brian Clarke, Alsop berhasil menciptakan ruang kerja pemerintahan yang tidak konvensional; membaurkan batas seni dan fungsi, dengan warna ikonik yang menurutnya memakan waktu paling lama untuk menentukan. Colorium adalah gedung perkantoran di Düsseldorf, Jerman, yang memiliki fasad penuh warna mencolok. Hasil eksplorasi ide Alsop yang mengatakan bahwa bangunan fungsional tidak harus membosankan, ia menggunakan warna-warna sebagai elemen arsitektural utama untuk membentuk identitas kawasan industri yang sedang direvitalisasi. Alsop mengambil inspirasi dari warna-warna cerah dari karya Piet Mondrian. Gedung perpustakaan di London yang memiliki bentuk L terbalik, Peckham Library didesain oleh Alsop dan berhasil memenangkan Stirling Prize for Architecture. Lewat desain ini, Alsop membentuk ruang publik terbuka yang menyimbolkan keterbukaan, keberanian bentuk, dan keinginan untuk menarik masyarakat datang dan menggunakan fasilitas publik. Pemandangan TU Delft © Anant Chandra Baca juga: 5 Wisata Tambang Marmer Instagramable TU Delft Faculty of Architecture Fakultas terbesar di Delft University of Technology, Faculty of Architecture and the Built Environment menjadi salah satu jurusan arsitek terbaik di dunia, selalu berada di 3 besar QS World University Rankings. Menawarkan program sarjana, magister, dan post-master, mereka menggabungkan pendekatan desain kreatif dengan pemahaman teknis dan teori yang mendalam; mencerminkan tradisi Belanda dalam praktik arsitektur dan perencanaan ruang. MVRDV (Winy Maas, Jacob van Rijs, dan Nathalie de Vries) Trio lulusan Delft University of Technology, Winy Maas, Jacob van Rijs, dan Nathalie de Vries mendirikan MVRDV di tahun 1993. Gaya MVRDV sering dianggap sebagai campuran antara arsitektur visioner, sustainabilitas, dan urbanisme spekulatif. Mereka dikenal karena pendekatan desain yang berbasis data, eksperimentasi bentuk, serta pemikiran tata kota. Berani dan radikal, MVRDV tidak pernah mau mendesain bangunan dengan gaya arsitektur tertentu, melainkan menyediakan dan mendesain metode berbeda untuk masing-masing bangunan. Dramatis, terinspirasi dari praktik geologi, dan penuh dengan tanaman, Valley merupakan hasil desain yang menonjol di kawasan Zuidas, Amsterdam. Tiga menara gedung pencakar langit ini menonjol karena beberapa hal: pertama, bangunan ini menggabungkan kantor, pertokoan, fasilitas budaya, dan apartemen dalam satu gedung; kedua, Valley tidak seperti bangunan tertutup yang ada di Zuidas, bentuk lembah hijau yang berkelok-kelok di antara menara dapat diakses oleh semua orang melalui tangga eksternal yang terbuat dari batu. Markthal didesain oleh MVRDV dengan batuan abu-abu. Bangunan berbentuk lengkungan seperti tapak kaki kuda, Markthal adalah gedung residensial dan perkantoran yang memiliki market hall di bawahnya, itulah kenapa nama bangunan ini adalah Markthal, yang merupakan bahasa Belanda dari market hall. Tianjin Binhai Library yang berada di China merupakan salah satu desain MVRDV yang paling viral. Bangunan ini mengekspresikan bagaimana arsitektur dapat menciptakan pengalaman ruang yang memikat dan memotivasi interaksi sosial lewat desain dinding berundak yang futuristik; menyediakan rak buku yang mengelilingi ruang utama dari bawah ke atas. Bangunan karya MVRDV, Tianjin Binhai Libary © Nolan Monaghan Erick van Egeraat Sosok arsitek Belanda yang puitis dan reflektif, Erick van Egeraat membawa pendekatan desain yang kontekstual dan emosional. Karyanya dikenal karena van Egeraat sering menggabungkan elemen sejarah, budaya lokal, dan ekspresi material yang kuat. Ia menggabungkan kualitas dengan keindahan untuk mendesain arsitektur yang memiliki unsur sustainabilitas. ING Headquarters di Budapest didesain oleh van Egeraat dengan gaya dekonstruktif yang terinspirasi oleh proporsi blok bangunan perkotaan Budapest yang dipadukan dengan warna dan bentuk Citypark Liget di dekatnya. Ia mendesain bangunan ini berdasarkan filosofi perusahaan ING yang ingin memberikan bangunan yang fungsional tapi juga berbeda dari yang biasanya. The Chess Club yang berada di Khanty-Mansiysk, Rusia, menjadi simbol visual yang ikonik dengan bentuk yang menyolok tapi tetap elegan. Melalui desain ini, van Egeraat menghadirkan ruang budaya dengan narasi yang kuat; memadukan simbolisme dan geometri yang kompleks. Baca juga: Eksplorasi Marmer Premium Bersama Fagetti dan Genius Loci Fagetti sendiri sudah pernah berkolaborasi dengan banyak arsitek, bukan hanya dari Indonesia tapi dari luar negeri juga. Tentu banyak jurusan arsitek lain yang juga bagus, dan tentunya yang terpenting adalah bagaimana arsitek-arsitek muda mampu memaksimalkan pendidikan yang mereka terima untuk menjadi sukses di kemudian hari.
- Marmer dan Seni Geometri: Perpaduan Presisi dan Estetika dalam Desain Artistik
Dalam dunia desain arsitektur dan interior modern, geometri bukan lagi sekadar bentuk dan fungsi; dengan bantuan marmer, geometri bisa menjadi perpaduan antara presisi dan estetika. Ketika prinsip geometris berpadu dengan keindahan alami batu alam, khususnya marmer, lahirlah estetika yang tak hanya artistik, tetap juga abadi. Baca juga: Perbedaan Arsitek dan Arsitektur, Fakta Menarik Arsitektural Melalui teknologi canggih dan keahlian presisi, Fagetti memungkinkan para desainer interior dan arsitek untuk menerjemahkan visi geometris mereka ke dalam bentuk nyata. Dua proyek di bawah ini menunjukkan bagaimana desainer interior Yuni Jie dan arsitek Alex Bayusaputro menggunakan marmer yang dapat digunakan secara kreatif dalam bentuk-bentuk geometris. Geometri dan Marmer: Estetika yang Seimbang Bentuk geometris – baik garis tegas, sudut tajam, kurva lembut, maupun pola repetitif – memiliki daya tarik visual yang menarik. Namun, untuk bisa mengeksekusi desain yang rumit seperti ini secara nyata, dibutuhkan material yang tidak hanya indah, tapi juga mampu dibentuk dan diproses dengan presisi tinggi. Marmer merupakan material yang ideal karena: Mampu dibentuk dengan berbagai bentuk: mulai dari garis yang kaku sampai garis berlekuk yang halus secara bersamaan. Menawarkan pola urat alami yang menambah keindahan pada bentuk geometris. Dapat diproses dengan teknologi modern seperti waterjet dan CNC, teknologi modern yang digunakan di fasilitas gudang milik Fagetti. Baca juga: Ragam Marmer Warna Hitam Nan Misterius Tower Infinity District 8 Apartment, Karya Yuni Jie Berlokasi di Jakarta, desainer interior Yuni Jie dikenal dengan pendekatannya yang tenang, modern, dan detail. Dalam proyek apartemen Tower Infinity District 8, ia mengangkat marmer sebagai elemen geometris yang membentuk kesatuan visual antara lantai, dinding, dan furnitur. Ilusi Kubik pada Lantai Marmer Lantai dalam area publik apartemen ini menggunakan pola marmer hitam-putih-abu yang disusun menyerupai ilusi optik bentuk kubus 3D. Marmer diolah secara presisi dengan teknik pemotongan sudut tajam agar geometri terlihat bersih dan simetris. Hasil dari proses ini menciptakan efek mendalam dan dinamis yang seolah-olah lantai memiliki dimensi tambahan, membuat ruangan terlihat dramatis tapi tetap elegan. Komposisi Radial yang Simetris Fitur utama di karya Yuni Jie ini adalah pameran komposisi lingkaran bertingkat dengan potongan marmer radial. Menggunakan marmer berwarna hitam dan putih yang berselang-seling untuk membentuk pola menyerupai jam matahari. Desain ini menunjukkan bagaimana batu alam bisa menjadi kanvas kosong untuk pola arsitektural yang hidup dan untuk kreasi artistik, bukan sekadar pelapis di sebuah ruangan. Baca juga: Tampil Mewah Sempurna, Pilih Batu Alam yang Tepat untuk Tiap Ruangan Springwood Residence, Karya Alex Bayusaputro dari Genius Loci Berlokasi di Tangerang, apartemen yang dibangun oleh arsitek Alex Bayusaputro ini memiliki pendekatan yang minimal dan bersih. Ia membawa gaya desain yang berani, penuh tekstur, dan penuh eksplorasi bentuk pola geometris. Inlay Abstrak Marmer pada Lemari Pada elemen kabinet yang dibentuk secara spesial, berbagai jenis marmer batu alam digunakan dan dipotong menjadi berbagai jenis bentuk: mulai dari segitiga, garis diagonal, dan bentuk zigzag yang tidak umum. Potongan-potongan tersebut lalu disusun membentuk pola dinamis dan berlapis. Teknik ini mampu menghadirkan tampilan visual yang mewah dan organik, serta tetap terstruktur.. Koridor Mewah dengan Marmer Zigzag Di area koridor, jalur marmer dengan desain zigzag untuk membentuk pola yang menyerupai tanda panah dibuat untuk memandu arah gerak dengan visual yang mencolok. Kombinasi marmer putih dan hitam membentuk kontras yang tinggi, yang lalu dipadukan dengan dinding dengan nuansa kayu dan abu-abu gelap. Desain ini berhasil menciptakan ritme gerak dan arah untuk mata, dan berhasil memperkuat komposisi ruang secara fungsional dan estetis. Baca juga: Mau Pasang Marmer? Cari Tahu Gaya Interior yang Sesuai Interior Modern Masa Kini yang Ikonik Dari panel berbentuk trapesium yang minimalis hingga pola poligonal yang berlapis, marmer telah membuktikan diri mampu menjadi kanvas bagi kreativitas artistik dengan bentuk geometris dalam dunia arsitektur. Lewat dua proyek di atas, jelas bahwa penggunaan batu alam dalam komposisi geometris mampu menghadirkan: Keindahan visual yang seimbang dan berani Fungsionalitas tinggi tanpa mengorbankan nilai estetika Membantun citra ruangan yang kuat dan unik Fagetti sudah menjadi mitra dari banyak arsitek dan desainer interior ternama untuk mewujudkan karya-karya desain artistik mereka dengan menyediakan batu alam berkualitas tinggi dengan teknik pemotongan yang memiliki presisi teknis terbaik. Baik untuk lantai, panel dinding, furnitur, maupun instalasi artistik lainnya, Fagetti menjadi partner ideal untuk mengeksplorasi geometri sebagai bahasa visual ruang.
- Perbedaan Arsitek dan Arsitektur, Fakta Menarik Arsitektural
Arsitek, arsitektur, dan arsitektural memiliki pengertian masing-masing dan sering disalahartikan. Ayo kita cari tahu perbedaan di antara tiga kata tersebut. Karya arsitektural gedung peribadatan dengan batuan alam yang dipasok oleh Fagetti. Ringkasan Tiga Istilah Penting Arsitek : Individu profesional yang merancang dan mengawasi pembangunan bangunan. Arsitektur : Ilmu, seni, atau gaya dalam perancangan dan pembangunan bangunan. Arsitektural : Sifat atau hal-hal yang berhubungan dengan arsitektur atau desain bangunan. Masih penasaran dengan arti kata arsitek, arsitektur, dan arsitektural? Mari kita telaah lebih dalam lagi di penjelasan di bawah ini. Pengertian dari Kata Arsitektural Arsitektural adalah bentuk kata sifat dari kata arsitektur yang memiliki makna sesuatu yang berhubungan dengan arsitektur, atau berkaitan dengan desain dan konstruksi bangunan. Secara umum, arsitektural mengacu pada aspek-aspek yang berkaitan dengan seni dan ilmu dalam merancang bangunan dan struktur, termasuk perencanaan, perancangan, konstruksi, dan elemen-elemen seperti desain interior dan eksterior. Baca juga: Tradisi dan Seni Marmer di Negeri Para Dewa Sebagai contoh, kata arsitektural bisa merujuk kepada: Desain dan perancangan bangunan, mencakup perencanaan, pemilihan material, estetika, dan fungsi bangunan. Elemen-elemen pada bangunan, seperti dinding, atap, pintu, jendela, lantai, dan tangga. Konstruksi bangunan, atau proses membangun struktur fisik sesuai dengan desain. Hal-hal lain yang berkaitan dengan arsitektur, seperti sejarah, teori, dan pengaruh arsitektur terhadap masyarakat. Kesimpulannya, kata arsitektural adalah sebuah kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang berkaitan dengan dunia arsitektur; baik dari segi desain, konstruksi, atau elemen-elemen lain. Arti Kata Arsitektur Sebagai Kata Benda Kata arsitektur sendiri memiliki beberapa arti yang bisa dibagi menjadi dua bagian: arsitektur sebagai kata benda dan arsitektur sebagai kata kerja. Beberapa arti kata arsitektur sebagai kata benda, antara lain: Arsitektur sebagai ilmu merancang bangunan, proses membangun struktur bangunan, mulai dari skala kecil seperti desain interior, hingga skala besar seperti perencanaan kota. Arsitektur juga bisa diartikan sebagai gaya desain yang digunakan untuk dalam merancang dan membangun suatu bangunan atau struktur. Hasil dari perancangan arsitek atau hasil desain juga merupakan salah satu arti kata arsitektur yang merupakan kata benda. Contoh lain dari kata arsitektur sebagai kata benda adalah sebuah layanan profesional yang diberikan oleh seorang arsitek, yang biasanya dalam bentuk sebuah firma, terkait desain dan konstruksi bangunan. Baca juga: Gaya Arsitektur Marmer dari Masa ke Masa Contoh penggunaan kata arsitektur: “Arsitektur rumah ini bergaya tropis kontemporer.” “Dia belajar arsitektur di universitas ternama.” “Firma arsitektur itu terkenal dengan desain sustainable-nya.” Arsitektur dengan gaya modern dengan marmer dari Fagetti, terletak di Jakarta. Arsitektur Sebagai Sebuah Kegiatan Meski jarang digunakan dalam bahasa Indonesia sehari-hari, kata arsitektur juga bisa merujuk pada aktivitas atau proses merancang dan membangun suatu struktur. Pengertian arsitektur dalam konteks ini: Arsitektur sebagai kegiatan berarti seluruh rangkaian aktivitas yang dilakukan dalam proses menciptakan bangunan; dari riset lokasi, perencanaan, hingga pelaksanaan di lapangan. Digunakan lebih umum dalam istilah internasional seperti architecting dalam bahasa Inggris. Namun dalam bahasa Indonesia, fungsi ini biasanya digantikan oleh istilah seperti "merancang", "mendesain", atau "membangun". Baca juga: Fagetti Tampilkan Teknologi Marmer Melayang di Arch:ID 2020 Profesi dan Pekerjaan Sebagai Arsitek Arsitek adalah individu profesional yang bertanggung jawab atas perencanaan dan perancangan bangunan atau ruang. Tugas utama seorang arsitek meliputi: Menerjemahkan kebutuhan klien ke dalam bentuk desain. Membuat gambar teknis dan visualisasi dari bangunan (desain 2D dan 3D). Mengawasi proses konstruksi agar sesuai dengan desain dan standar keselamatan. Berkoordinasi dengan insinyur, kontraktor, desainer interior, dan pihak lainnya dalam sebuah proyek. Menjaga aspek legalitas dan perizinan pembangunan bangunan yang dirancang. Untuk menjadi seorang arsitek profesional: Menempuh pendidikan formal di jurusan arsitektur, atau memiliki kemampuan untuk mendesain bangunan dan memiliki hasil kerja yang terbukti. Memiliki pengetahuan teknis, estetika, serta pemahaman terhadap kebutuhan pengguna dan lingkungan sekitar. Perbedaan antara Arsitek dan Arsitektur Setelah melihat pengertian arsitek dan arsitektur di atas, dapat disimpulkan kalau perbedaan antara arsitek dan arsitektur terletak pada peran, fokus dan cakupan kata masing-masing. Arsitek merupakan seorang individu yang bekerja di bidang arsitektur dengan tugas merancang bangunan, sedangkan arsitektur adalah ilmu, gaya desain, dan hasil dari pekerjaan arsitek. Baca juga: Bak Negeri Dongeng, Cappadocia Impian Kinan Punya Panorama Batu Alam Nan Memukau Contoh Penggunaan dalam Kalimat Untuk memperjelas perbedaan ketiga kata di atas, berikut beberapa contoh kalimat yang bisa membantu untuk membedakan: “Arsitek itu dikenal dengan gaya desain minimalis dan proyek rumah yang ramah lingkungan.” “Saya menyukai arsitektur bangunan kolonial karena penuh detail dan sejarah.” “Fasad rumah ini memiliki elemen arsitektural khas gaya Mediterania.” Mengapa Penting untuk Memahami Perbedaan Ini? Dalam dunia desain, arsitektur, dan pembangunan, memahami istilah dengan tepat akan mempermudah komunikasi antar profesional maupun dengan klien. Salah penggunaan istilah ini bisa menyebabkan miskomunikasi atau kesalahpahaman tentang lingkup pekerjaan dan harapan dari sebuah desain. Manfaat memahami perbedaan ini: Menunjukkan profesionalitas dalam berkomunikasi. Membantu memilih jasa atau layanan yang dibutuhkan dengan tepat. Mempermudah kolaborasi dalam proyek desain dan konstruksi. Menambah wawasan tentang dunia arsitektur secara umum. Pameran Fagetti yang bekerja sama dengan beberapa arsitek Indonesia. Peran Fagetti dalam Dunia Arsitektural untuk Para Arsitek yang Membuat Desain Arsitektur Sebagai penyedia material batu alam terkemuka di Indonesia, Fagetti telah menjadi bagian dari banyak proyek arsitektural prestisius di dalam maupun luar negeri. Fagetti menyediakan: Beragam jenis batu alam premium seperti marmer, granite, onyx, dan travertine. Konsultasi desain bersama arsitek untuk mewujudkan ruang yang sesuai dengan visi yang dimiliki oleh klien. Layanan pemasangan material secara profesional untuk hasil akhir yang elegan dan tentunya presisi. Fagetti juga rutin bekerja sama dengan arsitek-arsitek berpengalaman untuk menghadirkan solusi desain yang tidak hanya mewah dan elegan, tapi juga berfungsi dengan baik dan tahan lama. Memahami perbedaan antara arsitek, arsitektur, dan arsitektural bukan hanya soal tata bahasa, melainkan juga pemahaman mendasar tentang profesi, ilmu, dan praktik di balik dunia desain dan konstruksi. Dengan memahami makna ketiganya, anda bisa lebih percaya diri dalam memilih layanan desain, berdiskusi dengan profesional, maupun mengekspresikan kebutuhan desain rumah atau bangunan impian anda. Jika anda sedang merencanakan proyek rumah mewah atau renovasi dengan sentuhan batu alam, jangan ragu untuk menghubungi tim Fagetti. Kami siap membantu anda mewujudkan desain arsitektural terbaik yang mampu memadukan estetika dan fungsi material secara sempurna.
- Buka Puasa Bersama Fagetti 2023
Kebersamaan dan Syukur dalam Momen Buka Puasa Bersama Fagetti 2023 Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H, keluarga besar Fagetti kembali berkumpul dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan di pabrik Fagetti, Cibitung, pada bulan Ramadhan tahun 2023. Acara ini menjadi momen penuh kebersamaan, kehangatan, dan rasa syukur yang mempererat hubungan antar-karyawan dari seluruh cabang dan divisi. Seluruh karyawan dari berbagai unit hadir dalam acara ini, termasuk tim dari kantor pusat Fagetti di Mangga Dua dan kantor Hellenoz di Sunter. Perjalanan jauh tidak menjadi halangan untuk berkumpul, berbagi, dan merayakan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari budaya kerja Fagetti. Acara buka puasa bersama dibuka dengan sambutan hangat dari Ferdinand Gumanti, Helen Gumanti, dan Cole Gumanti; dilanjutkan dengan sesi doa bersama untuk keselamatan, kelancaran pekerjaan, dan keberkahan di bulan suci Ramadhan. Momen kebersamaan ini kemudian dilengkapi dengan pembagian sembako kepada seluruh karyawan sebagai bentuk apresiasi dan perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan keluarga besar Fagetti. Sebagai bagian dari rangkaian pembagian THR, Fagetti juga mengadakan undian hadiah yang disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Mulai dari hadiah hiburan hingga hadiah utama, suasana penuh kegembiraan terasa begitu kuat di tengah-tengah kesederhanaan acara. Lebih dari sekadar perayaan, buka puasa bersama ini menjadi simbol semangat kolektif dan kekeluargaan yang terus dijaga oleh Fagetti. Nilai kebersamaan dan kepedulian yang ditanamkan dalam setiap kegiatan internal perusahaan menjadi pondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung. Semoga momen ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membawa semangat baru dalam menyambut hari kemenangan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H, mohon maaf lahir dan batin dari seluruh keluarga besar Fagetti.
- Eksplorasi Marmer Premium Bersama Fagetti dan Genius Loci
Hubungan Jangka Panjang dalam Kepercayaan dan Estetika Sebagai mitra profesional yang telah menjalin hubungan kerja selama bertahun-tahun, Genius Loci mengunjungi Fagetti dalam sebuah kunjungan eksklusif bersama para anggota tim. Dipimpin langsung oleh arsitek ternama Alex Bayusaputro, rombongan disambut hangat oleh tim Fagetti di pabrik marmer yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat. Kolaborasi antara Fagetti dan Genius Loci telah lama berdiri di atas fondasi kepercayaan dan visi estetika yang sejalan. Kunjungan ini menjadi simbol kelanjutan relasi profesional yang tidak hanya berdasarkan proyek, tetapi juga semangat bersama dalam menciptakan karya arsitektur berkelas dunia. Menjelajahi Dunia Marmer Bersama Fagetti Dalam kunjungan ini, para tamu diajak menjelajahi berbagai lini proses produksi marmer di pabrik Fagetti, termasuk area penyimpanan slab, lini pemotongan, dan finishing. Ferdinand Gumanti, pendiri Fagetti sekaligus tokoh terkemuka dalam industri marmer premium, secara langsung memperkenalkan filosofi kualitas dan inovasi yang menjadi dasar setiap produk Fagetti. Tim Genius Loci tidak hanya mendapatkan penjelasan mendalam mengenai marmer dari berbagai belahan dunia, tetapi juga menyaksikan bagaimana teknologi dan ketelitian tinggi menjadi pilar utama dalam setiap tahapan produksi. Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh akan bagaimana marmer Fagetti tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga andal dalam ketahanan dan presisi. Sentuhan Personal Marmer yang Istimewa Sebagai bentuk apresiasi terhadap kemitraan jangka panjang, Fagetti menyuguhkan santapan istimewa yang dipersiapkan oleh tim kafe internal, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi ruang silaturahmi antara Fagetti dengan tim Genius Loci. Di akhir kunjungan, Genius Loci menerima sebuah bingkisan spesial berupa customized pen tray berbahan marmer, dirancang eksklusif sebagai simbol hubungan yang terjalin dengan penuh rasa hormat dan profesionalisme. Rasakan pengalaman eksplorasi marmer premium dengan sambutan ramah dan hangat—kunjungi kami dan temukan inspirasi baru untuk proyek Anda.











