• Fagetti

Simak! Ini Perbedaan Marmer Statuario, Calacatta dan Carrara

Ada tiga jenis marmer putih yang paling populer yaitu marmer Statuario, Calacatta, dan Carrara. Ketiga jenis marmer tersebut memiliki tampilan yang cantik dan elegan. Marmer impor tersebut juga terkenal dengan harganya yang mahal.


Jika dilihat sekilas dari penampilannya, jenis-jenis marmer tersebut terlihat mirip. Namun sejatinya ada beberapa perbedaan dari marmer Statuario, Calacatta dan Carrara. Berikut ini ulasan lengkap perbedaan marmer tersebut.


Asal marmer Statuario, Calacatta dan Cararra


Marmer Statuario, Calacatta dan Cararra berasal dari kawasan pertambangan marmer yang sama yang berada di Kota Carrara, Tuscany, Italia. Marmer Statuario ditambang dari pegunungan atau permukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tambang marmer Carrara dan Calacatta. Marmer jenis ini tersedia dalam jumlah terbatas. Namun permintaan marmer Statuario sangat tinggi.


Baca juga: Kemilap Marmer Statuario, Marmer Putih Paling Eksotis


Area pegunungan marmer di Kota Carrara yang sangat luas menghasilkan marmer yang berbeda-beda. Selain Statuario, marmer Calacatta dan Carrara juga ditambang dari pegunungan tersebut di area pertambangan yang berbeda. Di Kota Cararra terdapat sekitar 600 area pertambangan marmer, tepatnya di di Apuan Alps atau pegunungan Apuan. Jumlah tambang ini sangatlah besar, jauh lebih besar dibandingkan dengan tambang marmer lain di seluruh dunia.


Tambang marmer Carrara, Italia.

Pola vein atau urat marmer


Statuario merupakan jenis batu marmer eksklusif. Tampilan serta pola vein dari batu marmer ini sangat khas dengan pola berwarna abu-abu dan emas yang sangat menonjol. Pola vein yang tebal dan berani berbaur dengan pola lain yang lebih tipis. Kontras warna antara warna gelap dan terang pada marmer Statuario terlihat sangat jelas.


Calacatta memiliki pola vein berwarna abu-abu dan emas dengan latar belakang warna putih. Marmer jenis ini tidak mengikuti pola linear dan hal ini memberikan tampilan yang lebih murni dan mewah. Dibandingkan marmer Carrara, marmer ini terbilang lebih berani dan menonjol dari segi pola vein. Jika dibandingkan dengan marmer Statuario, variasi warna Calacatta terbilang lebih banyak.


Marmer Calacatta sendiri terbagi menjadi beberapa sub-kategori yang dibedakan berdasarkan kecenderungan warna dan pola. Terdapat marmer Calacatta Borghini dengan tampilan rustic dengan pola vein hitam atau abu-abu berpadu dengan warna coklat emas yang samar. Selain itu, terdapat juga marmer Calacatta Michelangelo yang lebih jernih dengan warna yang solid dan cocok dipergunakan sebagai entryway atau jalan masuk rumah.


Carrara memiliki pola vein yang sangat lembut dan halus dengan tampilan paduan warna biru dan abu-abu. Dibandingkan dengan jenis marmer Statuario dan Calcatta, Carrara memiliki pola vein yang paling lembut.


Baca juga: Hadirkan Teknologi Terbaru, Fagetti Mengubah Marmer Menjadi Lebih Artistik


Aplikasi atau penggunaan marmer


Marmer Statuario awalnya banyak dipergunakan untuk material pembuatan patung. Sedangkan saat ini, marmer Statuario banyak dipergunakan untuk area indoor seperti pada countertop dan backsplash di dapur, lantai, dinding di area perapian, dinding shower hingga vanity di kamar mandi. Marmer jenis ini tidak disarankan untuk dipergunakan di area outdoor.


Marmer Calacatta dengan tampilan yang klasik cocok dipergunakan untuk area pemukiman ataupun area komersial. Marmer ini dapat dipergunakan sebagai lantai, countertop, dan juga backsplash.


Marmer Carrara dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan. Beberapa patung dan monumen terkenal seperti the Pantheom, Michelengelo’ David, dan London’s Marble Arch terbuat dari marmer Carrara. Marmer ini juga dapat dipergunakan sebagai lantai, countertop, dinding panel, dan anak tangga.


Baca juga: Marmer Fagetti Menghiasi Proyek-proyek Prestisius di Indonesia


Ketersediaan


Dari segi ketersediaannya di pasaran, marmer Carrara menduduki posisi pertama sebagai marmer yang tersedia dalam jumlah besar. Tambang yang menghasilkan marmer Carrara berjumlah lebih banyak dibandingkan tambang marmer Calcatta dan Statuario sehingga ketersedian marmer ini melimpah. Setelah itu, diikuti dengan Calacatta dengan ketersediaan cukup banyak. Terakhir, marmer Statuario dengan pasokan yang paling sedikit atau langka.


Harga marmer Statuario, Calacatta dan Carrara


Aspek ketersediaan ini turut mempengaruhi harga dari masing-masing jenis marmer tersebut. Barang dengan ketersediaan yang paling banyak dipatok dengan harga yang lebih rendah. Jadi, bila diurutkan peringkat harga marmer yang paling rendah ke paling tinggi, adalah marmer Carrara, marmer Calacatta, dan marmer Statuario. Jadi di antara tiga jenis marmer tersebut, marmer Statuario yang paling mahal.


Perawatan


Dari segi perawatan, tidak ada perbedaan yang mendasar antara ketiga jenis marmer tersebut. Sebagai batuan marmer, ketiganya memiliki tingkat porosity yang serupa. Semua jenis marmer membutuhkan metode perawatan yang hampir sama. Mengingat sifatnya yang tidak tahan asam, maka permukaan marmer harus ditutup dengan pelindung khusus atau coating. Aplikasi coating perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga tampilan marmer agar tetap terlihat kilau dan tidak ternoda.


Memilih jenis marmer yang paling tepat


Di antara jenis marmer Statuario, Cacatta dan Carrara, marmer apa yang paling tepat untuk Anda? Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan. Pertimbangan pertama adalah dari segi harga. Dari ketiganya, marmer Carrara dipatok dengan harga paling terjangkau. Selain itu, pola warna yang halus dan menyebar membuat noda ataupun perubahan warna menjadi tidak terlalu terlihat. Namun bila budget tidak menjadi batasan, maka Anda bisa memilih marmer Calacatta atau Statuario.


Pertimbangan kedua tentu saja dari selera masing-masing. Apabila Anda menyukai tampilan yang kontras dan berani, maka pilihannya adalah marmer Calacatta dan Statuario. Untuk tampilan warna yang lebih beragam, Calacatta adalah jawabannya. Namun bila Anda lebih menyukai tampilan permukaan dengan pola yang lembut dan tersebar, maka marmer Carrara merupakan pilihan yang tepat.


Bila Anda masih ragu, maka pilihan terbaik adalah dengan melihat secara langsung potongan marmer yang tersedia. Anda bisa berkunjung ke supplier marmer untuk melihat dan membandingkan warna serta pola vein pada setiap jenis marmer. Hal ini akan memberikan gambaran lebih jelas tentang hasil akhirnya nanti.


Fagetti, supplier marmer Statuario, Calacatta dan Carrara terpercaya


Apapun jenis batu alam marmer yang menjadi pilihan Anda, Fagetti adalah jawabannya. Perusahaan ini menyediakan jenis marmer Statuario, Calacatta dan Cararra dalam jumlah yang melimpah. Selain ketiga jenis marmer tersebut, Fagetti menyediakan lebih dari 200 jenis marmer putih lainnya. Bagi penyuka marmer putih, Fagetti adalah tempat yang wajib Anda datangi.


Baca juga: Fagetti Tampilkan Teknologi Marmer Melayang di Arch:ID 2020


Fagetti juga menyediakan beragam jenis batu alam lainnya seperti granit, travertine, onyx, sandstone, basalt dan lain-lain. Totalnya terdapat lebih dari 900 jenis batu alam yang dijual oleh Fagetti. Didukung dengan mesin dan teknologi mutakhir yang mampu bekerja super cepat dengan hasil yang presisi, Fagetti siap memenuhi apapun kebutuhan marmer Anda.

Copyright © 2020 PT. Fajar Gelora Inti. All rights reserved.

All trademarks are property of their respective owners.

Follow us:

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon

Indonesia