• Fagetti

Tak Perlu Ragu! Gas Radon Batu Granit Aman dan Tidak Membahayakan Kesehatan

Updated: Jan 21

Pernah mendengar adanya gas radon di batu granit? Keberadaan gas radon ini kerap membuat orang ragu untuk menggunakan granit pada hunian mereka. Padahal, gas radon tingkat rendah pada granit dalam batas yang aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia. Jadi mitos tentang bahaya penggunaan batu granit karena adanya gas radon terbantahkan.


Seperti jenis batu lainnya, granit mengandung radium. Seiring dengan berjalannya waktu, kadar radium dalam batu alam akan menghasilkan gas radon yang memancarkan radiasi tingkat rendah. Artinya, semua jenis batu alam yang ada di sekitar kita pada dasarnya memancarkan radiasi tanpa kita sadari.


Baca juga: 6 Bangunan Monumen Terkenal di Dunia yang terbuat dari Batu Granit


Apakah radiasi tersebut berbahaya? Dalam jumlah besar, radiasi memang berbahaya bagi kesehatan manusia. Namun dalam jumlah kecil, radiasi merupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Radiasi merupakan hal yang terjadi secara alami dan setiap orang terpapar oleh radiasi setiap harinya.


Fakta ini didapatkan melalui penelitian panjang yang dilakukan oleh David macIntosh, seorang peneliti yang telah melakukan penelitian mengenai gas radon dan efeknya terhadap kesehatan manusia sejak tahun 1992. Hasil penelitian beliau menekankan bahwa gas radon dan radiasi dalam jumlah kecil yang terjadi di lingkungan setiap hari mulai dari paparan sinar matahari dan ataupun yang dihasilkan oleh batu alam tidak membawa efek negatif bagi kesehatan tubuh. Hal ini didukung oleh berbagai penelitian independen yang dilakukan oleh beberapa peneliti lain.

Apa itu gas radon?


Radon adalah gas radiaktif yang muncul secara alami. Gas ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak memiliki rasa. Radon sendiri merupakan hasil produksi dari proses pelapukan uranium yang umum ditemukan di tanah dan batu.


Radon yang berasal dari tanah dan batu akan terlepas ke udara. Partikel radiaktif dari radon akan masuk ke dalam paru-paru dan bersarang pada saluran udara serta paru-paru. Penumpukan partikel ini menjadi salah satu penyebab dari kanker paru-paru, bahkan disebutkan bahwa penyebab terbesar kedua dari kanker paru-paru setelah rokok adalah gas radon.


Apakah gas radon dari granit berbahaya bagi pekerja tambang?


Hal pertama yang menjadi kekhawatiran adalah mengenai kesehatan para pekerja tambang batu alam. Apakah gas radon yang berada di tambang berada pada level yang membahayakan kesehatan?


Untuk menjawab pertanyaan ini, sebuah penelitian dilakukan di tahun 2014. Peneliti dari Environmental Health & Engineering mengukur kadar gas radon di bagian terdalam tambang batu alam granit di Vermont. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar radon berada pada angka kurang dari 0,3 picocuries per liter (pCi/L).


Angka ini berada jauh dibawah batas aman kadar radon yang telah ditetapkan oleh EPA yaitu 4,0 pCi/L. Bahkan, sebagian pihak menyatakan bahwa kadar radon yang berada pada kisaran 2-4 pCi/L sudah membutuhkan penanganan khusus. Artinya, kadar radon dalam tambang batu alam granit terbilang sangat aman untuk para pekerja.


Untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pekerja tambang dari bahaya gas radon, berbagai tindakan pencegahan tetap perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan memastikan pergerakan atau pergantian udara berjalan dengan lancar dan tidak terhalang.


Apakah granit aman dipergunakan sebagai bagian interior rumah


Pertanyaan selanjutnya tentu saja menyangkut kesehatan dari para pemilik hunian yang menggunakan granit sebagai bagian dari interior rumah mereka. Apakah granit aman untuk dipergunakan di dalam bangunan?


Penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun oleh para peneliti independen menemukan tidak adanya indikasi yang menunjukkan bahwa penggunaan granit secara indoor meningkatkan resiko paparan radon terhadap para penghuni.


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Health Physics Society menunjukkan bahwa kadar gas radon dari countertop granit 30x lebih kecil dari batas aman yang ditentukan oleh EPA. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan granit sebagai sebagai countertop, dinding, tangga, ataupun lantai tidak menunjukkan efek negatif apapun.


Cara memastikan level aman gas radon di dalam rumah


Secara umum, paparan radon dari granit ataupun jenis batu alam lain sebagai bagian interior rumah tidaklah berbahaya. Hal yang perlu diwaspadai adalah paparan radon dari sumber lain. Radon yang berasal dari tanah dibawah hunian membawa risiko yang lebih besar daripada penggunaan granit sebagai material bangunan.


Baca juga: 9 Alasan Anda Harus Menggunakan Batu Granit untuk Hunian


Mengingat sifatnya yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa, maka Anda tidak dapat mengetahui keberadaan gas ini hanya dengan mengandalkan panca indra semata. Dibutuhkan alat deteksi khusus untuk mengukur besaran atau kadar radon dalam sebuah hunian.


Jika sumber radon berada di luar bangunan, maka gas tersebut dapat masuk ke dalam bangunan terdekat. Peningkatan kadar gas ini perlu lebih diwaspadai terutama dalam ruangan yang tidak memiliki ventilasi udara, misalnya saja di ruangan bawah tanah.

Untuk meminimalisir kadar radon dalam sebuah bangunan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:

  • Menutup celah yang dapat memungkinkan gas radon masuk ke dalam hunian. Retakan di lantai merupakan salah satu celah tempat masuknya gas radon.

  • Memastikan sistem ventilasi udara di dalam bangunan berjalan dengan lancar. Hal ini menjadi perhatian utama terutama dalam ruangan bawah tanah serta bangunan yang berukuran besar, tertutup, serta menggunakan AC. Membuka pintu atau jendela secara berkala akan membuat aliran udara menjadi lebih lancar, udara tidak sumpek, dan tentu saja mengurangi kadar gas radon yang mungkin ada dalam bangunan tersebut.

Langkah-langkah sederhana tersebut dapat mengurangi kadar gas radon hingga 50%. Hal tersebut tentu saja akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas kesehatan seluruh anggota keluarga tanpa mengeluarkan banyak biaya.


Jika diperlukan, pengukuran gas radon menggunakan alat khusus dapat dilakukan secara berkala untuk memastikan kadar gas berada dalam batas aman untuk kesehatan seluruh orang.


Importir granit terlengkap di Indonesia


Dengan pengetahuan yang cukup serta kesadaran akan bahaya gas radon, Anda sebagai pemilik hunian dapat menikmati semua kelebihan yang ditawarkan oleh batu alam granit, dan pada saat yang bersamaan tetap menjaga kondisi kesehatan diri dan seluruh anggota keluarga.


Untuk memastikan Anda hanya mendapatkan produk granit yang berkualitas, Fagetti adalah jawabannya. Dengan koleksi 900 jenis batu alam terutama granit dan marmer, Fagetti menyajikan beragam motif dan warna granit. Dengan banyaknya pilihan Anda akan lebih leluasa dalam mendesain hunian.


Baca juga: Unik dan Langka, Jenis-jenis Batu Granit ini Terkenal Mahal


Bila masih ragu dengan jenis granit yang tepat, maka tim Fagetti siap membantu Anda dalam hal tersebut. Didukung dengan pengalaman selama 35 tahun, peralatan berteknologi canggih, serta dukungan tenaga ahli, kebutuhan Anda akan granit sebagai countertop¸ tangga, dinding aksen, dinding dan lantai ruangan akan terpenuhi dengan mudah. Bagi Fagetti, pengolahan batu alam merupakan sebuah bentuk seni yang dilakukan dengan profesionalitas untuk kepuasan semua pihak. Hubungi Fagetti via WhatsApp di sini: Kirim Pesan ke Fagetti.

21 views0 comments