• Fagetti

Wajib Tahu! Do's and Don'ts Agar Keindahan Marmer Selalu Terjaga

Updated: Oct 6

Batu marmer sangat digemari pemilik bangunan karena daya tahannya yang kuat. Meski terkenal kuat, bukan berarti Anda dapat memperlakukan marmer dengan sembarangan.

Perlakuan yang kurang tepat akan membuat marmer mudah rusak dan tidak cantik lagi. Jika sudah rusak, maka Anda perlu mengeluarkan budget lebih untuk memperbaikinya. Sedangkan perlakuan yang tepat akan membuat marmer menjadi semakin awet, bahkan melebihi usia pemakaian rata-rata. Simak cara merawat marmer yang benar serta hal-hal penting yang harus dilakukan atau sebaliknya harus dihindari.


Hal-hal yang harus dilakukan pada marmer


Dalam merawat marmer, hal-hal yang perlu Anda lakukan ini sebenarnya sangat mudah, tapi memiliki peran penting bagi keawetan marmer.



Gunakan coaster


Apakah Anda memiliki meja makan dari batu marmer? Kalau begitu, biasakan untuk menggunakan coaster atau alas gelas sebelum meletakkan gelas di atas meja marmer. Hal ini harus dilakukan khususnya saat menyajikan gelas berisi minuman asam dan beralkohol. Apabila minuman ini tumpah, maka cairan akan tertahan di coaster dan tidak merusak permukaan meja marmer.


Gunakan tatakan alat makan


Ada banyak hal menyebalkan yang bisa terjadi di atas meja makan. Di antaranya adalah goresan pada permukaan meja. Kebanyakan alat makan memiliki sudut yang runcing. Sebut saja seperti garpu, pisau, dan sumpit. Tentu Anda tidak ingin permukaan meja marmer terbaret saat meletakkan alat makan ini. Belum lagi jika ada makanan yang terjatuh. Noda bisa membekas di lapisan marmer.


Jadi, gunakan tatakan alat makan untuk mencegah munculnya goresan. Selain tatakan alat makan, Anda juga bisa menggunakan placemat untuk menghindari noda makanan langsung mengenai permukaan marmer. Penggunaan tatakan alat makan dan placemat bisa disesuaikan dengan warna meja marmer supaya tampil semakin cantik.


Baca juga: Kamar Tidur Jadi Mewah Berkat Headboard Marmer


Bersihkan debu secara rutin


Batu marmer wajib dibersihkan dari debu secara rutin. Cara merawat marmer paling dasar ini dapat mencegah marmer menjadi kusam dan berkerak. Gunakan kain berserat lembut atau kemoceng untuk menyingkirkan debu dari meja marmer. Sedangkan untuk lantai marmer, gunakan vacuum cleaner tenaga baterai dengan ujung sikat yang lembut. Jangan menggunakan vacuum cleaner dengan roda dan selang. Hindari juga penggunaan sapu ijuk karena teksturnya berpotensi membuat permukaan marmer baret.


Hanya gunakan pembersih khusus


Di luar sana ada banyak tips mudah membersihkan batu marmer menggunakan alat dan bahan yang ada di rumah. Beberapa mungkin efektif, lainnya belum tentu. Salah-salah, marmer malah jadi rusak. Jadi, pastikan untuk menggunakan pembersih khusus untuk marmer. Bukan cairan pembersih lantai biasa.


Baca juga: Hellenoz Luncurkan Surface Disinfectant Khusus Marmer


Pembersih khusus untuk marmer ada banyak rupanya. Ada yang berupa sabun atau cairan pembersih dengan kandungan pH netral. Pembersih ini berguna untuk menghilangkan noda pada permukaan marmer. Pada saat menggunakannya, pastikan untuk memakai sarung tangan dan ikuti cara pemakaian yang dianjurkan. Ada juga yang berbentuk bubuk untuk menyamarkan goresan tipis pada permukaan marmer.


Menggunakan tenaga ahli


Batu marmer berbeda dengan material bangunan lain yang mudah dikerjakan dan dirawat sendiri. Jadi, serahkan urusan ini kepada tenaga ahli. Misalnya untuk pemasangan. Hasil pemasangan dan pemotongan akan sempurna di tangan para ahlinya. Tampilan interior jadi lebih elegan dan resiko retak akibat salah pasang bisa dihindari.


Begitu pula untuk urusan perawatan tahunan. Batu marmer perlu dipoles setiap tahun agar tetap mengkilap. Perawatan ini memakan waktu dan membutuhkan alat khusus. Daripada gagal bereksperimen sendiri, lebih baik serahkan ke tenaga ahli yang sudah berpengalaman, bukan?


Baca juga: Travertine, Batu Alam Nan Eksotis untuk Material Dinding dan Lantai


Hal-hal yang harus dihindari pada marmer


Setelah memahami apa yang perlu dilakukan terhadap batu marmer, mari lanjut ke hal-hal yang perlu Anda hindari.


Menggunakan alas kaki dengan hak runcing


Menggunakan alas kaki dengan hak tinggi memang membuat penampilan lebih elegan. Tapi sebaiknya dihindari saat masuk ke ruangan dengan lantai marmer. Terutama untuk alas kaki hak tinggi dengan ujung yang runcing. Bila perlu, sediakan alas kaki khusus di dekat pintu. Setiap hendak memasuki ruangan, Anda bisa menukar alas kaki dan permukaan marmer pun terjaga. Keset juga perlu disiapkan supaya orang yang baru datang bisa membersihkan bagian bawah alas kaki dari debu serta tanah.


Bersihkan marmer dengan cuka


Cuka adalah bahan yang mudah ditemukan di dapur masyarakat Indonesia. Selain berguna untuk menyedapkan masakan, cuka juga sering digunakan untuk bersih-bersih. Kandungan asamnya mampu menyingkirkan noda membandel pada peralatan masak, kaca, karpet, dan sebagainya.


Sayangnya, Anda tidak boleh mencoba khasiat cuka pada batu marmer kesayangan. Kandungan asamnya tidak hanya menghilangkan noda, tapi juga kilau dan tekstur dari marmer itu sendiri.


Baca juga: Kini Beli Marmer Fagetti Bisa Online


Menempatkan aneka kosmetik secara langsung


Apakah Anda memiliki wastafel dan meja rias dari batu marmer? Kalau iya, maka hindarilah menempatkan aneka kosmetik secara langsung. Kosmetik yang dimaksud adalah cat kuku, parfum, cologne, hairspray, pasta gigi, sabun, dan sebagainya.


Kosmetik-kosmetik tersebut berpotensi menciptakan bekas lingkaran pada permukaan marmer. Hal ini disebabkan kandungan alkohol pada kosmetik yang tercecer. Sebaiknya gunakan wadah atau rak tambahan sebagai pembatas antara kosmetik dan permukaan marmer. Pilihlah wadah yang desainnya senada dengan konsep ruangan dan marmer agar nilai estetika tetap terjaga.


Membiarkan noda menempel


Batu marmer memiliki pori-pori yang mudah menyerap cairan, termasuk noda. Noda pada marmer umumnya bisa disingkirkan dengan cairan pembersih khusus. Tapi, membiarkan noda tersebut menempel dalam waktu lama akan membuatnya sulit dibersihkan. Oleh karena itu, sebisa mungkin segera bersihkan marmer setelah permukaannya terkena noda.


Menggunakan spons cuci piring


Meski ada noda membandel, hindari menggunakan spons cuci piring yang bersabut. Material tersebut mungkin terasa dan terlihat halus, namun kasar bagi marmer. Bersabarlah dan ulangi proses pembersihan yang tepat hingga noda menghilang. Gosok bagian marmer yang bernoda menggunakan cairan pembersih khusus dan kain lembut.


Menduduki countertop marmer


Marmer memiliki daya topang yang kuat. Tapi marmer untuk countertop agak berbeda. Anda sebaiknya tidak menduduki countertop tersebut. Pasalnya, countertop marmer tidak memiliki fleksibilitas seperti countertop dari plywood.


Menduduki countertop marmer hanya akan membuatnya retak. Begitu pula dengan beban dari peralatan masak. Sebaiknya ditata secara merata supaya tidak ada beban berlebih di satu sudut.


Demikian daftar hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari terhadap material marmer agar awet lebih lama. Cara merawat marmer harian bisa Anda lakukan sendiri. Sedangkan perawatan marmer tahunan dan skala besar, serahkan kepada Fagetti.


Fagetti adalah perusahaan penyedia lebih dari 900 jenis batu alam. Perusahaan ini juga melayani permintaan untuk pemotongan marmer dengan teknologi tinggi, pemasangan, dan perawatan marmer. Dengan teknologi terkini dan pengalaman puluhan tahun di bidangnya, Fagetti akan membantu Anda mendapatkan marmer terindah.

Copyright © 2020 PT. Fajar Gelora Inti. All rights reserved.

All trademarks are property of their respective owners.

Follow us:

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey YouTube Icon

Indonesia